Jokowi: Tidak Ada Tempat di Indonesia Bagi Terorisme

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Jokowi didampingi JK memberikan statement. (Foto: Yudhistira AS/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Jokowi didampingi JK memberikan statement. (Foto: Yudhistira AS/kumparan)

Presiden Jokowi dan Wapres JK menjenguk korban luka akibat ledakkan bom Kampun Melayu, Jakarta Timur dii RS Polri Kramatjati. Usai menjengkuk selama 30 menit, Jokowi memberikan pernyataan.

Baca: Aksi Menyalakan Lilin Lawan Teror Bom di Kampung Melayu

Jokowi datang bersama JK sekitar pukul 21.00 WIB, Kamis (25/5) didampingi Iriana dan Mufidah Kalla.

"Kita sudah membesuk dan melihat langsung korban ledakkan bom di Kampung Melayu. Dan betul-betul kita sangat menyayangkan hal ini. Kalau kita lihat tadi korbannya dari mahasiswa juga, sopir Kopaja ada, kemudian juga ada anggota Polri juga ada," kata Jokowi di depan wartawan di RS Polri.

Jokowi berharap para korban akan segera sembuh dalam beberapa hari ke depan.

"Dan insyaAllah yang berada di sini saya harapkan sehari, dua hari, empat hari bisa sembuh," tegas dia.

Dan tadi saya sampaikan pada seluruh masyarakat, seluruh rakyat di pelosok tanah air agar semuanya tetap tenang dan menjaga persatuan. Tetapi kita semuanya tetap waspada dan kita semua harus bersatu melawan teroris ini. Saya tegaskan tak ada tempat di tanah air bagi terorisme

Jokowi didampingi JK memberikan statement. (Foto: Yudhistira AS/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Jokowi didampingi JK memberikan statement. (Foto: Yudhistira AS/kumparan)