Jokowi Tinjau Pusat Sumber Benih dan Persemaian Tanaman di Rumpin, Bogor

27 November 2020 11:23 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo meninjau Pusat Sumber Benih dan Persemaian Rumpin pada Jumat (27/11) di Lokasi tempat persemaian  di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Dok. Biro Pers Setpres
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo meninjau Pusat Sumber Benih dan Persemaian Rumpin pada Jumat (27/11) di Lokasi tempat persemaian di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Dok. Biro Pers Setpres
ADVERTISEMENT
Presiden Joko Widodo meninjau Pusat Sumber Benih dan Persemaian Rumpin di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (27/11) pagi.
ADVERTISEMENT
Dalam kunjungannya hari ini, ia didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan, Hudoyo.
Jokowi menargetkan lokasi pembibitan ini siap digunakan pada 2021 mendatang. Dari lokasi inilah, diharapkan bisa diproduksi 16 juta bibit tanaman untuk didistribusikan ke lokasi yang sering terkena banjir dan tanah longsor.
"Ini adalah sebuah lokasi pembibitan yang ingin kita persiapkan. Kita harapkan nanti tahun depan, 2021, sudah selesai dan sudah berproduksi. Dari sini akan bisa diproduksi kurang lebih 16 juta bibit," kata Jokowi dalam sambutannya, Jumat (27/11).
Presiden Joko Widodo meninjau Pusat Sumber Benih dan Persemaian Rumpin pada Jumat (27/11) di Lokasi tempat persemaian di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Dok. Biro Pers Setpres
Namun, selain fungsi ekologi, Jokowi juga berharap agar pusat perbenihan di Rumpin dapat menghasilkan bibit-bibit tanaman yang memiliki fungsi ekonomi. Sehingga bisa menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
ADVERTISEMENT
"Tadi saya berpesan untuk pembibitan di Rumpin, Bogor, ini agar ditanam tanaman-tanaman yang punya fungsi ekologi maupun fungsi ekonomi. Karena ke depan kita ingin mengembangkan green economy," jelasnya.
Sejumlah jenis tumbuhan yang diminta Jokowi untuk dikembangkan seperti albesia, Eucalyptus, mahoni, merbau, hingga jati.
Presiden Joko Widodo meninjau Pusat Sumber Benih dan Persemaian Rumpin pada Jumat (27/11) di Lokasi tempat persemaian di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Dok. Biro Pers Setpres
Pusat perbenihan ini nantinya berdiri di atas lahan seluas 159,58 hektare, yang terdiri atas zona perbenihan, zona kelola masyarakat, zona diklat, dan zona koridor pengembangan usaha.
Setelah pembangunan selesai, Jokowi meminta Pusat Sumber Benih dan Persemaian Rumpin bisa dijadikan permulaan dan percontohan bagi pengembangan serupa, yang akan dilakukan di Danau Toba (Sumatera Utara), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), dan Likupang (Sulawesi Utara).
Hal itu belum termasuk pembangunan lokasi pembibitan yang diperuntukkan bagi perbaikan hutan mangrove.
Presiden Joko Widodo meninjau Pusat Sumber Benih dan Persemaian Rumpin pada Jumat (27/11) di Lokasi tempat persemaian di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Dok. Biro Pers Setpres
"Kita sudah merencanakan akan kita kerjakan kurang lebih 630 ribu hektare mangrove, sehingga itu juga butuh lokasi pembibitan yang juga akan kita siapkan," tutur Jokowi.
ADVERTISEMENT
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga meninjau laboratorium kultur jaringan yang masih berada di lokasi yang sama, serta melihat kebun pangkas, shading house (bangunan yang memiliki atap jala yang bisa dilewati cahaya untuk proses pembibitan), dan propagation house.
Tidak jauh dari Pusat Sumber Benih dan Persemaian Rumpin, Jokowi juga menyempatkan meninjau lokasi rencana pembangunan Pusat Perbenihan dan Riset Hutan Tropika Internasional.