Jokowi Tunjuk KSAL Yudo Margono Jadi Calon Panglima TNI, Berapa Kekayaannya?

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksmana Yudo Margono Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksmana Yudo Margono Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

KSAL Laksamana Yudo Margono diajukan Presiden Jokowi menjadi calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa yang akan pensiun pada Desember 2022.

Surat presiden (surpres) dari Istana yang berisi nama Yudo pun telah diterima pimpinan DPR. Selanjutnya Komisi I DPR akan menggelar fit and proper test bagi Yudo Margono sebagai calon Panglima TNI pada 30 November 2022.

Mensesneg Pratikno membeberkan alasan Presiden Jokowi menunjuk Yudo menjadi calon tunggal Panglima TNI. Rotasi matra adalah salah satu pertimbangan Jokowi memilih Yudo.

"Calon Panglima TNI itu selalu dari kepala staf atau mantan kepala staf yang masih aktif sebagai anggota TNI. Nah, dalam hal ini, yang memenuhi syarat ya KSAU, KSAD, atau KSAL. Dalam hal ini, Pak Presiden memilih calon itu dari KSAL. Itu aja," kata Pratikno, Senin (28/11).

Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Shutterstock

Sebagai penyelenggara negara, Yudo sudah beberapa kali melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Seperti pada laporan periodik untuk tahun 2020, dia melaporkan punya harta Rp 11.364.872.854. Sementara untuk laporan untuk periodik 2021, hartanya naik menjadi Rp 17.970.088.086.

Laporan periodik untuk 2021 itu dilaporkan Yudo pada 22 Maret 2022. Itu menjadi laporan teranyar yang dilakukan oleh Yudo. Berikut rinciannya:

  • Tanah dan bangunan: 51 bidang tanah dan bangunan di Sidoarjo, Surabaya, Bekasi, Sorong, Bogor, Tangerang, Madiun dengan nilai Rp 10.450.959.000;

  • Alat transportasi dan mesin: motor tahun 2010, mobil Toyota Fortuner 2012, motor 2013, dan Toyota Alphard 2021 dengan nilai Rp 1.630.000.000;

  • Surat berharga lainnya: Rp 365.000.000;

  • Kas dan setara kas: Rp 5.524.129.086;

  • Total: Rp 17.970.088.086.