Jon Kesal KTP-nya Dicatut Dukung Pongrekun, Mau Lapor KPU tapi Sistem Ribet
ยทwaktu baca 3 menit

Warga Sunter, Jakarta Utara, Jon, juga tak bisa menyembunyikan rasa kesalnya karena KTP-nya dicatut mendukung Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto, calon independen Pilgub DKI Jakarta 2024. KPU telah menyatakan paslon ini lolos verifikasi.
"Jadi awalnya saya baca berita, ada eks pegawai KPK kena catut identitasnya sebagai pendukung paslon bacagub Jakarta jalur independen Dharma-Kun," kata Jon saat bercerita kepada kumparan, Jumat (16/8).
"Karena penasaran, saya coba cek di website KPU itu. Ternyata nasibnya sama, NIK saya terdaftar jadi salah satu yang mendukung," imbuhnya.
Jon kesal sebab merasa tak pernah dimintai KTP untuk dukungan ke Pongrekun.
"Ya saya kesallah, kenal enggak sama si Dharma ini tiba-tiba diklaim udah kasih dukungan," tutur Jon.
Jon ingin melaporkan pencatutan ini. Namun jadi enggan karena sistem di KPU baginya merepotkan. Sebagai korban pencatutan KTP, dia harus melewati banyak proses bila ingin lapor, mulai isi form hingga selfie dengan KTP.
"Di website KPU itu ada tombol untuk melaporkan bahwa saya gak memberi dukungan. Tadinya mau buat laporan bahwa saya tidak mendukung, tapi ternyata prosesnya ribet. Kudu isi form, foto dengan KTP segala macem, jadi belum sempet dilakuin (lapor)," ungkap Jon.
kumparan telah berusaha menghubungi anggota KPU DKI Jakarta, tapi hingga kini belum ada respons. Demikian juga pihak Dharma Pongrekun.
Cara Mengecek
Bagi pembaca yang ingin mengetahui apakah KTP-nya dicatut atau tidak, bisa mengeceknya di situs https://infopemilu.kpu.go.id/Pemilihan/cek_pendukung.
Nanti, Anda akan diminta untuk mengisi Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang berjumlah 16 angka.
Setelahnya akan muncul keterangan mendukung calon. Bila KTP Anda dicatut langsung keluar kolom dukungan.
Di sana tertera nama lengkap, tanggal lahir hingga jenis kelamin. Lalu ada kalimat:
"Mendukung Bakal Pasangan Calon Kepala Daerah: Komjen Pol Dharma Pongrekun dan Ir Kun Wardana Abyoto."
Lihat gambar di bawah.
Namun bagi Anda yang tak dicatut, nanti tidak akan gambar seperti di atas. Yang muncul adalah:
"NIK.... tidak terdaftar pada dukungan bakal calon perseorangan kepala daerah."
Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari KPU Jakarta dan juga Dharma Pongrekun yang sudah dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon independen.
Pencatutan KTP Cukup Masif
Jumlah warga Jakarta yang melaporkan dicatut KTP-nya untuk calon independen, cukup banyak. Bahkan, dua anak dari Anies Baswedan โ mantan Gubernur Jakarta yang sedang mencari perahu menuju Pilkada DKI โ juga dicatut. Demikian juga adik Anies dan sebagian anggota timnya.
Pengamat kepemiluan, Titi Anggraini, menerima info lebih dari 50 kasus pencatutan KTP dari berbagai elemen masyarakat.
Jika KTP Anda juga dicatut, silakan informasikan ke redaksi@kumparan.com.
