Jubir Prabowo soal Sosok M Jadi Mafia Alutsista: Laporkan ke KPK, Jangan Fitnah

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi alutsista Indonesia. Foto: Helmi Afandi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi alutsista Indonesia. Foto: Helmi Afandi/kumparan

Kementerian Pertahanan angkat bicara terkait pernyataan Pengamat Militer Connie Rahakundini Bakri soal adanya keterlibatan mafia berinisial M dalam pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Juru Bicara Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, meminta agar Connie dapat membuktikan pernyataannya, jangan hanya sekadar menjadi rumor atau fitnah belaka.

"Bila perlu laporkan tindakan yang bersangkutan ke KPK atau kepolisian. Jangan sampai sekadar menjadi rumor dan fitnah," ujar Dahnil dalam pernyataannya, Senin (10/5).

Tak hanya membuka kedok makelar berinisial M, Dahnil menantang Connie untuk membeberkan soal industri pertahanan bayangan yang disebutnya turut dikelola oleh seorang jenderal di lingkungan Kemenhan.

"Termasuk (bongkar saja) yang dia sebut ada industri pertahanan bayangan, sebutkan saja jenderal yang dia sebut-sebut bermain itu siapa," ucap Dahnil.

Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik, Sosial-Ekonomi dan Hubungan antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Dahnil menyayangkan atas pernyataan bernada dugaan yang disampaikan Connie kepada khalayak luas. Terlebih, dalam pernyataannya juga, Connie menyatakan enggan membuka secara utuh soal dugaan tersebut lantaran tak memiliki pengetahuan perihal rumor yang dia lontarkan sendiri.

"Kasihan banyak jenderal yang baik-baik di Kemhan dan TNI yang menginginkan perubahan mendasar dan menguatkan pertahanan RI, namun menjadi korban tuduhan dan rumor yang disampaikan oleh Bu Connie," ungkap Dahnil.

"Tradisi akademisi itu adalah jujur dan menyampaikan sesuatu didasari oleh fakta dan data bukan rumor apalagi fitnah. Akademisi bisa salah namun tak boleh berbohong," lanjut dia.

Karenanya, Dahnil meminta agar Connie segera membeberkan kepada publik mafia mana saja yang sempat dia singgung agar tak kembali memunculkan rumor apalagi fitnah. Hal ini perlu dilakukan agar ke depan pemerintah khususnya Kemhan dapat fokus dalam memperbaiki atau memodernisasi sistem alutsista yang ada.

"Pak Prabowo Subianto selalu mewanti-wanti tidak ada tempat bagi siapa pun yang mau bermain-main dalam upaya modernisasi alutsista karena ini terkait dengan eksistensi Indonesia sebagai bangsa, kewibawaan Indonesia sebagai negara," kata Dahnil.

Seorang pilot melintas di antara helikopter AKS saat acara serah terima alutsista di Hanggar PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Bandung. Foto: Antara/Raisan Al Farisi

Sebelumnya, pengamat militer, Connie Rahakundini Bakri menyebut soal adanya sosok yang berpengaruh dalam pengadaan sistem persenjataan bagi prajurit.

Munculnya mafia bisnis berinisial M dalam sistem pertahanan nasional tersebut dianggap justru makin memperburuk persoalan terkait pengadaan alat utama sistem pertahanan atau alutsista TNI. Namun Connie tak menerangkan lebih detail mengenai siapa sosok berinisial M yang dimaksud.