Judi Online Kian Marak, Banyak Masyarakat Berpikir Ingin Dapat Uang Cepat

Bareskrim Polri tengah gencar memberantas judi online yang kian marak menyebar di masyarakat dari kalangan atas hingga bawah.
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, menyebut berbagai langkah dilakukan pihaknya dalam memberantas penyakit masyarakat ini.
"Pertama strategi bagaimana Direktorat Siber ini memberantas judi sampai akarnya. Kalau bicara kami adalah bagaimana Bareskrim itu adalah ranah penyelidikan dan penyidikan, kami tidak hentinya melakukan pertama patroli siber," ujar Vivid kepada wartawan, Kamis (31/8).
Patroli siber, kata Vivid, dilakukan untuk menyisir situs-situs judi online yang banyak tersebar di dunia maya. Begitu ditemukan, pemblokiran situs dan penyelidikan terhadap pengelolanya langsung dilakukan.
Selain itu, Vivid juga mengedepankan edukasi terhadap masyarakat. Ia menekankan, perlunya pengawasan dari keluarga sejak dini.
"Bagaimana keluarga itu kita memberikan edukasi kepada anak-anak kita jangan mudah untuk main judi, jangan mudah berjudi," tutur Vivid.
"Sekarang kita liat bagaimana game-game itu yang memang cenderung ujung-ujungnya adalah mendapatkan hadiah segala macam. Ini kan sama saja tidak mendidik. Ya memang berdalih ketangkasan," imbuhnya.
Namun yang menjadi masalahnya, lanjut Vivid, banyak masyarakat Indonesia yang ingin mendapatkan uang dengan cepat. Vivid pun mengingatkan kepada masyarakat bahwa judi tak bisa memberikan keuntungan.
Ini yang kita edukasikan ke masyarakat ini bahwa beberapa yang kita ungkap bandar judi ini mereka sudah punya sistem, tidak mungkin kita menang," kata Vivid.
Terakhir, Vivid juga menyinggung masalah influencer yang ikut serta mempromosikan judi online. Ia mengaku tak segan-segan mempidanakan para influencer yang terbukti mempromosikan judi online.
"Kami sebagai pembina fungsi sudah memberikan petunjuk dan arahan kepada wilayah, apabila ditemukan lagi influencer tindak tegas, karena kami sudah beberapa kali sudah mengingatkan," ucap Vivid.
"Dan ini juga mungkin dalam waktu dekat akan kami rangkul teman-teman influencer untuk mengkampanyekan anti judi. Jadi ini adalah merupakan tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.
