News
·
4 Mei 2021 6:29

Jumlah Korban Tewas Akibat Longsor di Tapanuli Selatan Jadi 9 Orang

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Jumlah Korban Tewas Akibat Longsor di Tapanuli Selatan Jadi 9 Orang (666102)
searchPerbesar
Petugas mengevakuasi jenazah korban tanah longsor di areal proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat (30/4). Foto: BPBD Tapanuli Selatan/Ho ANTARA
Tim SAR kembali menemukan dua korban longsor di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Senin (3/5) siang.
ADVERTISEMENT
Mereka ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dengan tambahan itu, kini total korban yang ditemukan menjadi sembilan orang.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapanuli Selatan, Hotmatua Rambe, mengatakan dua korban itu berjenis kelamin laki-laki. Mereka ditemukan di Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur
"Mayat pertama ditemukan Pukul 11.30 WIB di pinggir sungai, selanjutnya pada pukul 13.00 WIB mayat ke dua ditemukan," ujar Hotmatua dalam keterangannya, Selasa (4/5).
Hotmatua mengatakan tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian. Sebab diperkirakan masih ada empat korban hilang.
"Tim gabungan masih mencari empat orang diduga masih hilang atas terjadinya longsor," ujar Hotmatua.
Sebelumnya, bencana tanah longsor di Tapsel terjadi Kamis (29/4). Longsor terjadi sekitar pukul 18.30 WIB diawali dengan hujan deras.
ADVERTISEMENT
Mulanya, tim SAR menemukan 3 orang korban pada Jumat (30/4). Mereka terdiri dari seorang wanita dewasa dan dua orang anak-anak.
"Lalu sekitar pukul 12.00 WIB, Minggu (2/5) ada ditemukan 2 korban lagi di sekitaran sungai Batang Toru di wilayah Kecamatan Muara Barang Toru," ujar Hormatua.
Kemudian pada Senin (3/5) dini hari, tim SAR kembali melakukan pencarian dan menemukan dua jasad. Mereka berada di Desa Muara Hutaraja Kecamatan Muara Barang Toru.