Jumlah Pasien Meninggal Akibat Virus Misterius di Wuhan Bertambah

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Staf medis di Rumah Sakit Jinyintan, tempat pasien virus corona di Wuhan, China Foto: REUTERS/Stringer
zoom-in-whitePerbesar
Staf medis di Rumah Sakit Jinyintan, tempat pasien virus corona di Wuhan, China Foto: REUTERS/Stringer

Jumlah pasien meninggal dunia akibat wabah virus pernapasan misterius di Wuhan, China, terus bertambah. Kini, jumlahnya mencapai empat orang. Sementara penderita kini mencapai lebih dari 200 orang.

Diberitakan Reuters, Senin (20/1), pasien meninggal terbaru adalah seorang pria berusia 89 tahun di kota Wuhan.

Pasien tersebut diduga terjangkit coronavirus strain baru ini pada 13 Januari, lalu dilarikan ke rumah sakit lima hari kemudian setelah mengalami sesak napas. Pada 19 Januari, dia meninggal dunia.

Pasien juga diketahui menderita berbagai penyakit bawaan seperti hipertensi, diabetes, dan jantung koroner.

Petugas medis membawa seorang pasien yang diduga terkena virus Wuhan ke rumah sakit Jinyintan, China. Foto: AFP/STR

Jumlah penderita virus pemicu pneumonia ini juga terus bertambah. Per Senin (20/1) pukul 18.00 waktu China, pemerintah mengumumkan ada total 217 pasien, 198 di antaranya terdapat di Wuhan.

Di antara penderita adalah 15 pekerja medis yang menangani pasien. Penderita dilaporkan telah menyebar ke Beijing dan Shenzhen. Empat kasus ditemukan di Korea Selatan, Thailand, dan Jepang.

Belum ada vaksin untuk virus yang diduga berasal dari pasar ikan di Wuhan ini. Beberapa negara, termasuk Indonesia, telah melakukan tindak pencegahan dengan memasang pemindai panas di gerbang-gerbang masuk negeri, seperti pelabuhan atau bandara.