Jumlah Tali Sling Gondola di Ubud Bali yang Tewaskan 5 Orang Diperbincangkan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perbedaan tali seling lift 4 tahun dan 4 bulan lalu. Foto: Dok. Google
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan tali seling lift 4 tahun dan 4 bulan lalu. Foto: Dok. Google

Dua foto tali seling lift yang menewaskan lima karyawan Ayuterra Resort, Desa Kedawetan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali viral di media sosial.

Foto tersebut menunjukkan perbedaan jumlah tali seling pada empat tahun dan empat bulan sebelum lift jatuh. Pada foto empat tahun lalu jumlah tali seling ada empat buah, sementara itu empat bulan sebelumnya hanya ada satu seling.

Netizen meminta polisi mengusut tuntas kasus ini.

Foto kondisi tali seling sejatinya bisa dilihat langsung melalui Google foto. Namun, pihak manajemen Ayuterra Resort masih bungkam terkait hal ini.

"Maaf untuk sementara juga belum kita belum bisa jelaskan itu karena kita enggak mau melangkahi kewenangan penyidik," kata Kuasa Hukum Ayuterra, Erick Apriyandi, kepada wartawan, Senin (4/9).

Kemenaker Turun Tangan

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) ternyata turun tangan mengusut keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 di Ayuterra Resort imbas peristiwa ini.

Dinan selaku pengawas ketenagakerjaan di Kemenaker mengaku belum bisa memastikan jumlah standar tali seling yang digunakan saat lift beroperasional. Demikian juga, potensi pelanggaran keselamatan kerja terhadap karyawan.

"Kita masih proses semua, kita belum bisa menjawab itu semua, termasuk semua keterlibatan proses periksa uji, pemasangan termasuk dengan perawatan juga," kata Dinan di Ayuterra Resort.

Rel lift atau gondola yang jatuh dan mengakibatkan 5 karyawan tewas di sebuah resort di Gianyar. Foto: Polsek Ubud

Beberapa hal yang diusut dalam peristiwa ini adalah berkaitan dengan standar operasional perangkat lift dan perawatannya. Kemnaker bakal berkoordinasi dengan pihak kepolisi mengusut ada atau tidak pelanggaran pihak manajemen.

"Kalau kita dari tim K3 memastikan bahwa K3nya berjalan atau tidak untuk liftnya. Di plesetan lift itu ada proses instalasi sebelumnya, aplikasi kemudian instalasi dan proses riksa uji itu berjalan atau tidak kita ingin memastikan," katanya.

Saat Gondola Jatuh

Lima karyawan resort tewas akibat lift atau gondola yang mereka naiki, Jumat (1/9) pukul 13.00 WITA lalu. Gondola itu jatuh karena tali seling yang terbuat dari baja putus. Tali seling putus diduga tidak kuat menarik beban gondola.

Selain itu, rem rel diduga tidak berfungsi sehingga tidak bisa menahan gondola.

Adapun para korban adalah Sang Putu Bayu Krisna (19 tahun), Ni Luh Superningsih (20), I Wayan Aries Setiawan (23), Kadek Hardiyanti (24), dan Kadek Yanti Pradewi (19).

Rel lift atau gondola yang jatuh dan mengakibatkan 5 karyawan tewas di sebuah resort di Gianyar. Foto: Polsek Ubud

Resort ini terletak di tebing. Gondola ini biasanya digunakan oleh tamu dan karyawan sebagai sarana transportasi di area resort. Panjang rel gondola sekitar 60 meter dengan posisi miring. Kemiringan lift 35 derajat.

Dalam peristiwa ini, gondola dan korban ditemukan terhempas dari rel. Korban ditemukan tergeletak di dekat gondola dengan luka kepala berat.

Sementara itu, tabung lift hancur dan pecah. Pagar pengaman yang terbuat dari kayu hancur. Lantai tembok pengaman rusak atau hancur.

Dua orang karyawan dinyatakan tewas di tempat dan tiga karyawan dinyatakan tewas saat menjalani perawatan. Empat korban sudah dimakamkan dan satu korban masih dititipkan di Rumah Sakit Payangan, Gianyar.