Jurnalis Prancis Tewas Terkena Ledakan Roket Tentara Rusia di Ukraina

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang petugas pemadam kebakaran melakukan evakuasi saat invasi Rusia ke Ukraina berlanjut, di Bakhmut, Ukraina, Sabtu (2/7/2022). Foto: National Police of Ukraine/Handout via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Seorang petugas pemadam kebakaran melakukan evakuasi saat invasi Rusia ke Ukraina berlanjut, di Bakhmut, Ukraina, Sabtu (2/7/2022). Foto: National Police of Ukraine/Handout via REUTERS

Arman Soldin, jurnalis asal Prancis yag bekerja untuk kantor berita Agence France-Presse (AFP) tewas terkena serangan roket tentara Rusia di dekat kota timur Bakhmut, Ukraina. Kawasan itu memang sedang bergejolak.

Dilansir AFP, Soldin (32) awalnya ikut meliput pertempuran di Bakhmut bersama tentara Ukraina. Mereka berada dalam pertempuran dan serangan, bersama rekan-rekannya.

Saat itu serangan tersebut, dia bersama rekan-rekannya sempat berbaring menghindari ledakan roket. Nahas, roket tepat jatuh di dekatnya.

"Seluruh agensi sangat terpukul dengan kepergian Arman," kata Ketua AFP Fabrice Fries.

Fabriece mengungkapkan, jurnalis merupakan pekerjaan penuh risiko.

"Setiap hari jurnalis menghadapi risiko yang berbahaya, kematian merupakan pengingat yang mengerikan meliput konflik di Ukraina," bebernya.