Jurnalis Reuters Tewas Terbunuh saat Meliput Bentrok Afghanistan-Taliban

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Danish Siddiqui, fotografer Reuters yang berbasis di India. Foto: Mohammad Ismail/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Danish Siddiqui, fotografer Reuters yang berbasis di India. Foto: Mohammad Ismail/REUTERS

Seorang jurnalis kantor berita Reuters, Danish Siddiqui, tewas terbunuh pada Jumat (16/7). Ia kehilangan nyawa ketika meliput bentrokan pasukan keamanan Afghanistan dan Taliban di perbatasan dekat Pakistan.

Tentara khusus Afghanistan saat itu tengah berupaya merebut kembali area pasar utama di Kotamadya Spin Boldak, Afghanistan. Pada baku tembak dengan Taliban saat itu, Siddiqui dan seorang petugas senior tewas terbunuh.

Sebelum dikabarkan meninggal dunia, Siddiqui sempat memberitahu Reuters bahwa dirinya terluka di bagian tangan akibat serpihan peluru pada hari yang sama.

Seorang Komandan Tentara Khusus Afghanistan mengungkap, ketika Taliban kembali menyerang, Siddiqui tengah berbicara dengan seorang penjaga toko.

Danish Siddiqui, fotografer Reuters yang berbasis di India. Foto: Mohammad Ponir Hossain/REUTERS

Siddiqui ditugaskan sebagai jurnalis bersama dengan kelompok tentara khusus Afghanistan yang bertempat di Provinsi Kandahar sejak awal pekan ini. Ia fokus meliput dan melaporkan berita pertempuran antara Afghanistan dan Taliban.

“Kami saat ini tengah mencari informasi sesegera mungkin, dan kami bekerja dengan pejabat setempat di area tersebut,” ujar Presiden Reuters Michael Friedenberg dan Kepala Editor Alessandra Galloni dalam keterangan mereka.

Dikutip dari Reuters, Danish Siddiqui dikenang sebagai seorang “Jurnalis yang luar biasa, suami dan ayah yang setia, serta kolega yang sangat terkasih.”

Siddiqui adalah seorang fotografer yang bergabung dengan kantor berita Reuters sejak 2010. Cakupan liputannya selama ini meliputi perang di Afghanistan dan Irak, krisis pengungsi Rohingya, aksi protes di Hong Kong, dan gempa bumi Nepal.

Ia juga merupakan anggota tim fotografi Reuters yang memenangkan Penghargaan Pulitzer 2018 dalam kategori Foto Feature. Hasil dokumentasi krisis Rohingya mengantarkan Siddiqui memenangkan penghargaan bergengsi itu.