KA Malioboro Ekspres vs 7 Motor: Penjaga Palang Pintu Jadi Tersangka
·waktu baca 2 menit

Petugas penjaga perlintasan rel kereta api di Magetan, berinisial AS, menjadi tersangka kecelakaan maut KA Malioboro Ekspres yang menabrak 7 motor. Insiden itu terjadi pada Senin (19/5).
Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengatakan tersangka sudah mengakui bahwa telah menerima kabar akan adanya 2 kereta api yang melintas, yaitu KA Matarmaja dan KA Malioboro Ekspres.
"Namun pada pelaksanaan, yang bersangkutan lupa atau lalai sehingga membuka palang pintu perlintasan, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas 4 orang meninggal dunia dan 5 orang luka-luka," ujar Erik, Selasa (27/5).
Erik menyampaikan, penetapan tersangka ini setelah pihaknya mengumpulkan sejumlah barang bukti, melakukan olah TKP, hingga memeriksa para saksi.
"Mulai dari pihak KAI, Kepala Daop 7 Madiun, masinis, asisten masinis, Polsuska, penjaga perlintasan KA itu sendiri, kemudian dari saksi-saksi yang ikut atau ada pada peristiwa tersebut," kata Erik.
"Kami dapat salah saksi yang kebetulan merupakan penumpang yang memvideokan suasana antrean pengendara roda dua yang ikut mengantre pada saat perlintasan kereta api ditutup," tambahnya.
AS dijerat dengan Pasal 359 dan Pasal 360 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia dan luka-luka. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara.
"Proses penyidikan terus kami lanjutkan untuk melengkapi berkas perkara," ujarnya.
Penyebab Kecelakaan
Sebelumnya Erik menyampaikan penyebab kecelakaan itu karena petugas terlalu dini buka palang KA.
"Kronologi awal, ketika KA Matarmaja melintas dari arah Madiun menuju Yogya, palang perlintasan sudah tertutup," kata Erik, Senin (19/5).
Kemudian oleh petugas perlintasan KA, sesaat setelah KA Matarmaja melintas, dibuka palang, lalu kendaraan yang sudah menunggu, 7 motor tersebut, melintas.
"Ternyata ada kereta lagi yang melintas, KA Malioboro Ekspres dari Yogya menuju Madiun. Terjadilah kecelakaan," kata Erik.
4 orang meninggal dunia dan 3 lainnya luka berat dalam peristiwa tersebut.
