Kabag Ops Polres Jakpus Kena Lemparan Batu saat Amankan Demo Mahasiswa Papua

1 Desember 2022 14:34
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Massa dari Aliansi Mahasiswa Papua, Aliansi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua Se-Indonesia, dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua bentrok dengan sejumlah aparat saat melakukan aksi di Patung Kuda, Jakarta, Kamis (1/12/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Massa dari Aliansi Mahasiswa Papua, Aliansi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua Se-Indonesia, dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua bentrok dengan sejumlah aparat saat melakukan aksi di Patung Kuda, Jakarta, Kamis (1/12/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
Anggota Polres Jakarta Pusat terluka saat mengamankan demo Aliansi Mahasiswa Papua di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (1/12).
ADVERTISEMENT
Saat dikonfirmasi, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin mengatakan, yang terluka adalah Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Saufi Salamun.
Ia menyebut, Saufi terluka akibat lemparan batu saat hendak menurunkan sebuah bendera yang dibawa peserta demo.
"Betul (Kabag Ops terluka), diduga karena lempar batu saat kita ingin menurunkan satu buah bendera yang dibawa oleh mereka," kata Komarudin.
Massa dari Aliansi Mahasiswa Papua, Aliansi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua Se-Indonesia, dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua melakukan aksi di Patung Kuda, Jakarta, Kamis (1/12/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Massa dari Aliansi Mahasiswa Papua, Aliansi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua Se-Indonesia, dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua melakukan aksi di Patung Kuda, Jakarta, Kamis (1/12/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Begitu Saufi terkena lemparan batu, dirinya langsung dibawa ke posko pengamanan untuk mendapatkan perawatan. Saufi disebut mengalami 2 luka di bagian kepalanya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Adapun bendera yang coba diturunkan oleh Saufi, kata Komarudin, bukan bendera OPM. Melainkan jenis lambang bendera yang lain.
"Bukan (bendera OPM) tapi bendera kemerdekaan yang warna merah, masih kita dalami," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Saat ini sedang dilakukan penyelidikan untuk mencari siapa pelaku yang melempari batu.
Massa dari Aliansi Mahasiswa Papua, Aliansi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua Se-Indonesia, dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua bentrok dengan sejumlah aparat saat melakukan aksi di Patung Kuda, Jakarta, Kamis (1/12/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Massa dari Aliansi Mahasiswa Papua, Aliansi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua Se-Indonesia, dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua bentrok dengan sejumlah aparat saat melakukan aksi di Patung Kuda, Jakarta, Kamis (1/12/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
"Kami masih mengindentifikasi pelaku dari video yang sedang kita kumpulkan. Tentunya dia melakukan pelanggaran terhadap masalah demo yang tertib. Kalau nanti dia terbukti akan kita kenakan pasal penganiayaan," tegas Komarudin.
Adapun untuk demo itu dilakukan oleg sekelompok massa yang menamai diri mereka Aliansi Mahasiswa Papua (AMP). Demonstrasi tersebut menyampaikan aspirasi soal penolakan RUU Daerah Otonom Baru (DOB) provinsi di Papua hingga soal kemerdekaan Papua.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020