Kabag Ops Solok Selatan AKP Dadang Pernah Jadi Kasat Narkoba, Berapa Hartanya?
ยทwaktu baca 2 menit

Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar (57 tahun), menembak mati Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil Anshar.
Sejak itu, nama Dadang mencuat. Siapa dia?
Sebelum jadi Kabag Ops Polres Solok Selatan, Dadang menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Kota Padang tahun 2019-2020.
Dia tercatat pernah melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Dalam laporan terakhinya yang disampaikan pada 2 Maret 2021 untuk tahun periodik 2020, Dadang lapor punya harta Rp 400 juta lebih.
Berikut rincian harta kekayaannya saat menjabat Kasat Resnarkoba tahun 2010:
Tanah dan bangunan di Kabupaten Solok Selatan dan Kota Padang senilai total Rp 260.000.000.
Sepeda motor tahun 2010, Sepeda motor Yamaha V-ixion tahun 2013, mobil Suzuki Grand Vitara tahun 2010, mobil Isuzu Panther tahun 2008 senilai total Rp 239.000.000.
Harta bergerak lainnya Rp 24.000.000.
Kas dan setara kas Rp 22.000.000.
Total harta Rp 445.000.000.
Penembakan
Penembakan itu terjadi di parkiran markas Polres Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), pada Jumat (22/11) sekitar pukul 00.43 WIB.
Berdasarkan informasi yang diterima kumparan, diduga Dadang tidak senang dengan penangkapan yang dilakukan oleh Ulil.
Ulil sebelumnya menangkap pelaku tambang galian C, membawanya ke Polres. Menuju ke Polres, Ulil ditelepon Dadang. Pembicaraan dalam telepon itu diduga terkait dengan penangkapan tersebut.
Singkat cerita, di dalam ruangan Reskrim saat tersangka pelaku tambang diperiksa, terdengar suara tembakan dari luar.
Saat petugas polisi keluar memeriksa sumber suara, Ulil terlihat sudah kena tembakan, tidak bergerak.
Personel polisi melihat mobil dinas Kabag Ops yang dikendarai Dadang, Isuzu D-Max berpelat 3-46, meninggalkan markas polres.
