Kabaharkam Komjen Fadil Imran Kuliahi Ribuan Calon Perwira soal Polisi RW

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran memberikan kuliah umum kepada siswa SIP Angkatan ke 52 Tahun 2023. Foto: Polri
zoom-in-whitePerbesar
Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran memberikan kuliah umum kepada siswa SIP Angkatan ke 52 Tahun 2023. Foto: Polri

Kabaharkam Polri Komjen Mohammad Fadil Imran memberikan kuliah umum terkait fungsi teknis Binmas bagi siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan ke-52 tahun 2023 Resimen Rahesa Aditya Diandra (RAD) pada Selasa (18/7) di Lapangan Soetadi Ronodipuro, Sukabumi, Jabar.

Fadil Imran menyampaikan materi soal program Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan basis kewilayahan melalui polisi RW.

Di hadapan 2.180 siswa SIP angkatan 52 tahun 2023 Resimen RAD, Fadil Imran mendorong polisi harus mengenal, dekat, akrab dan bermanfaat bagi masyarakat di sekitar tempat tinggal mereka.

"Hal ini yang memvalidasi bahwa persepsi negatif masyarakat terhadap Polri ditimbulkan karena kurangnya kedekatan, dan polisi belum dilihat sebagai bagian dari masyarakat," kata Fadil dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan.

Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran memberikan kuliah umum kepada siswa SIP Angkatan ke 52 Tahun 2023. Foto: Polri

Eks Kapolda Metro Jaya ini menjelaskan, masyarakat Indonesia memiliki karakteristik komunikasi high context yang artinya membutuhkan kepekaan sosial tinggi untuk dapat menyatukan rasa dan memperoleh pemahaman satu sama lain.

"Oleh karenanya, komunikasi face to face masih sangat relevan dan dibutuhkan di era digital sekalipun," jelas dia.

Selain itu, dari berbagai riset menunjukkan polisi harus mampu meluangkan waktu menunjukkan empati, kesungguhan dalam memahami publik, untuk memperoleh kepercayaan dan dukungan masyarakat dalam menjaga Kamtibmas.

Sebagai contoh pada April 2021, diperoleh citra Polri paling tinggi yaitu 78,7%, ketika saat itu banyak anggota Polri turun ke lapangan menanggulangi dampak pandemi Covid-19 di tengah masyarakat," ucap Fadil.

"Kuncinya adalah komunikasi dan interaksi, kedekatan adalah kekuatan sejati," kata Fadil.

Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran memberikan kuliah umum kepada siswa SIP Angkatan ke 52 Tahun 2023. Foto: Polri

Fadil menuturkan, rasio personel Bhabinkamtibmas saat ini masih kurang dibanding jumlah masyarakat.

"Hal ini menuntut memunculkan wajah Polri yang dekat dengan masyarakat, harus tercermin oleh seluruh anggota Polri, tidak terbatas pada Bhabinkamtibmas saja, Polisi RW adalah solusinya," kata Fadil.

Lebih jauh, Fadil mengatakan polisi RW adalah semua anggota polisi yang berdomisili di RW setempat, bukan Bhabinkamtibmas.

Mereka memiliki tugas utama sebagai problem solving police officer, dengan menerima keluh kesah masyarakat, menjadi jembatan serta membantu peningkatan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat serta memperkuat Siskamling.

Kasetukpa Polri Brigjen Mardiaz Kusin. Foto: Polri

Sementara Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto menuturkan, menangkap penjahat adalah suatu kebanggaan bagi polisi.

Namun mencegah kejahatan terjadi adalah sesuatu hal yang mulia. Hal ini senada dengan peran fungsi polisi RW yang dicanangkan oleh Fadil Imran.

Sekilas Polisi RW

Program polisi RW merupakan program menghadirkan polisi di tiap-tiap RW untuk membangun interaksi positif yang konsisten antara polisi dan masyarakat. Polisi RW bertugas sebagai LO (liaison officer) Polri di tiap RW.

Sebagai LO, tugas Polisi RW untuk mendengarkan, menerima, berempati terhadap keluh kesah, keresahan, keinginan, harapan dan permasalahan di masyarakat.

Program Polisi RW pertama kali diterpakan Polda Metro Jaya dibawah kepemimpinan Fadil Imran dan ke depan akan diterapkan di seluruh wilayah di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan intensitas komunikasi antara polisi dan warga.