Kabar Baik, Angka Kematian di Jakarta Terendah Sejak PPKM Darurat

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto udara warga berziarah di dekat pusara keluarganya di area pemakaman khusus COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (15/7/2021). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara warga berziarah di dekat pusara keluarganya di area pemakaman khusus COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (15/7/2021). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Kasus corona harian di Jakarta dalam beberapa hari terakhir sudah mulai menunjukkan penurunan yang signifikan. Salah satunya yakni angka kematian yang semakin turun per harinya.

Sebelumnya, pada awal PPKM Darurat 3 Juli angka kematian mencapai 30 orang, lalu mengalami kenaikan pada 5 juli mencapai 127 orang per hari.

Saat itu, Pemerintah Pusat memutuskan untuk melakukan PPKM Level 4 untuk menekan kasus yang masih tinggi.

Setelah berjalannya PPKM Level 4, pada 21 Juli angka kematian langsung turun mencapai 82 orang per harinya. Semenjak itu, angka kasus kematian masih fluktuatif.

Saat ini, terakhir pada 8 Agustus kasus kematian akibat virus corona mencapai 20 orang per harinya. Ini merupakan catatan kematian terendah sejak PPKM Darurat hingga pemberlakuan PPKM Level 4.

Angka kematian di Jakarta. Foto: Pemprov DKI Jakarta

Untuk kasus harian, juga terus menunjukkan angka penurunan dan pendataran. Pada 8 Agustus, kasus harian bertambah 1.649 orang, artinya secara kumulatif kasus corona di Jakarta tembus 831.499 orang.

Lalu, angka kesembuhan mencapai 1.163 orang, angka kematian 20 orang, dan kasus aktif bertambah 466 orang menjadi 10.642 orang.

Sementara itu, untuk pemakaman protap COVID-19 di Jakarta juga terus mengalami penurunan semenjak diberlakukannya PPKM Level 4.

Warga berziarah di dekat pusara keluarganya di area pemakaman khusus COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (15/7/2021). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Pada awal PPKM Darurat 3 Juli kematian protap COVID-19 di Jakarta mencapai 392 orang per harinya. Lalu kembali naik pada 10 Juli yang mencapai 407 orang kematian protap COVID-19.

Diberlakukannya PPKM Level 4 pada 21 Juli membuat angka kematian protap COVID-19 di Jakarta turun menjadi 229 orang.

Data terakhir menunjukkan, pada 5 Agustus kematian protap COVID-19 di Jakarta turun menjadi 88 orang per harinya.

embed from external kumparan

Berikut data kematian COVID-19 di Jakarta selama masa PPKM Darurat dan PPKM Level 4:

3 Juli: 30 orang

4 Juli: 75 orang

5 Juli: 127 orang

6 Juli: 82 orang

7 Juli: 181 orang

8 Juli: 68 orang

9 Juli: 196 orang

10 Juli: 51 orang

11 Juli: 38 orang

12 Juli: 67 orang

13 Juli: 79 orang

14 Juli: 62 orang

15 Juli: 140 orang

16 Juli: 102 orang

17 Juli: 57 orang

18 Juli: 201 orang

19 Juli: 242 orang

20 Juli: 265 orang

21 Juli: 82 orang

22 Juli: 173 orang

23 Juli: 156 orang

24 Juli: 160 orang

25 Juli: 152 orang

26 Juli: 103 orang

27 Juli: 170 orang

28 Juli: 82 orang

29 Juli: 156 orang

30 Juli: 108 orang

31 Juli: 183 orang

1 Agustus: 74 orang

2 Agustus: 184 orang

3 Agustus: 70 orang

4 Agustus: 81 orang

5 Agustus: 115 orang

6 Agustus: 53 orang

7 Agustus: 68 orang

8 Agustus: 20 orang