Kabar Gembira, 2 Pasien Corona Varian India Klaster Bangkalan Sembuh

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Laksma TNI dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara (kiri) saat menunjukkan Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Indrapura di Surabaya. Foto: Puspen TNI
zoom-in-whitePerbesar
Laksma TNI dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara (kiri) saat menunjukkan Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Indrapura di Surabaya. Foto: Puspen TNI

Dua pasien yang terpapar corona varian baru Delta B.1.617.2 atau yang kerap disebut sebagai varian India berhasil disembuhkan. Kedua pasien pria ini yakni M dan N.

Kabar gembira itu disampaikan Penanggung jawab Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Laksma TNI dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, dalam rilis Puspen TNI, Senin (21/6).

Lebih lanjut Laksma TNI dr. I Dewa Gede mengatakan bahwa hari ini RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya kembali “mewisuda” 33 pasien pada periode ke 359.

Mereka dinyatakan sembuh oleh DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pasien), menjalani prosesi “wisuda” penyintas covid-19 dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Laksma TNI dr I Dewa Gede menjelaskan terkait 33 pasien yang ke RS hari ini terdiri dari 2 orang pekerja migran, 7 umum, dan 24 orang dari klaster Bangkalan.

Dalam klaster Bangkalan itu dua orang di antaranya adalah pasien yang kemarin terkonfirmasi varian baru Delta, yakni M dan N.

Laksma TNI dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara (kedua dari kiri) saat menunjukkan Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Indrapura di Surabaya. Foto: Puspen TNI

“Tanggal 6 Juni mereka masuk RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya, Px. 7529 Mr. M asal Bangkalan dengan gejala ringan (Meriang), tanpa komorbid. dan Px. 7520 Mr. N asal Sampang dengan gejala ringan (Panas), tanpa komorbid, setelah menjalani perawatan dan pengobatan hari ini 21 Juni 2021 dinyatakan sembuh dan boleh pulang,” ujar Laksma TNI dr. I Dewa Gede.

dr. I Dewa Gede menyatakan bahwa RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya telah berhasil menangani dan menyembuhkan pasien dengan varian baru Delta.

“Selamat kepada semua pasien yang sembuh hari ini (termasuk 2 yang terkonfirmasi varian baru Delta) dan agar selalu menjaga dan menjalankan protokol kesehatan secara konsisten, terus berusaha menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh melalui makan makanan bergizi, asupan vitamin yang cukup (terutama yang bersumber dari buah-buahan), serta istirahat yang cukup saat badan mulai teras lelah baik fisik maupun pikiran/mental,” katanya.

“Pesan ini tidak saja ditujukan pada mereka yang 'wisuda' tapi juga dititipkan untuk disampaikan kepada saudara, keluarga, tetangga dan masyarakat luas lainnya,” tegas Laksma TNI dr. I Dewa Gede Nalendra.

Laksma TNI dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara saat menunjukkan Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Indrapura di Surabaya. Foto: Puspen TNI

Laksma TNI dr I Dewa Gede Nalendra juga menyampaikan bahwa COVID-19 itu bisa ditangani dan disembuhkan, masyarakat tidak perlu terlalu takut. Namun demikian harus tetap waspada dengan tipologi varian baru yang lebih cepat menular dan menyebar, lebih cepat daya rusaknya, serta menyerang pula pada orang usia muda.

“Tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas dan (ini yang baru) menghindari makan bersama, adalah langkah yang harus dijalankan selama pandemi belum berakhir, dan dijadikan kebiasaan baru yang dapat menjaga diri dari paparan COVID-19,” pesan Laksma TNI dr. I Dewa Gede.

Lebih jelas Laksma TNI dr.I Dewa Gede menjabarkan bahwa sejak Mei 2021, RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya total telah menerima konfirmasi 7 pasien varian baru B.117 (Strain Inggris) 1 orang, B.1351 (strain Afrika Selatan) 1 orang dan B.1.617.2 (strain India) 5 orang.

Strain Inggris dan Afsel didapat dari sampel Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan strain India semua berasal dari Klaster Bangkalan, yang dikirimkan oleh Satgas Covid-19 Surabaya, hasil dari tracing Pencegatan Suramadu sisi Surabaya pada tanggal 6 Juni 2021.

“Pasien dengan varian B.117 (Strain Inggris) dan B.1351 (strain Afrika Selatan) dari PMI ditangani dengan baik. Ms. P dirawat 14 hari dan Mr. M dirawat 18 hari, 2 kali swab negatif dan sudah dinyatakan sembuh. Seorang pasien varian baru India pindah faskes 12 Juni 2021 RS di Bojonegoro dengan pertimbangan lebih dekat domisili. 2 Orang sembuh hari ini dan 2 orang masih dirawat dengan kondisi yang stabil,” jelas Laksma TNI dr. I Dewa Gede.

Dia menjelaskan, yang masih dirawat tetap mendapatkan penangan khusus yaitu di ruangan tersendiri, dengan monitoring dan observasi sesuai ketentuan KMK dan tata laksana pelayanan pasien khusus.

Selain itu juga kondisi klinis akan dimonitoring dengan ketat, serta penangan lebih serius dari para dokter dan nakes RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya serta didampingi penanganan non medis oleh relawan pendamping Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 (PPKPC) RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya.

Pada kesempatan yang sama, Radian Jadid selaku Ketua Pelaksana Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 RS lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya membeberkan data relawan hari ini.

“Jumlah pasien yang dirawat per Hari ini Senin, 21 Juni 2021 Pukul 13.30 WIB. sejumlah 341 orang terdiri dari PMI 58, Klaster Madura 204, dan Umum/Mandiri 79 orang. Jumlah inden (antre masuk) 65 orang,” kata Radian Jadid.

“Daya tampung RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya 410 bed, sekarang terisi 341 pasien. Masih ada space 69 bed, dengan jumlah inden 65 calon pasien. Hingga hari ini RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya, total sudah melayani 8.016 pasien dan telah berhasil menyembuhkan 7.342 orang. Tingkat kesembuhan 96,76 persen dengan angka kontribusi tingkat Nasional 0,44 persen, Jawa Timur 5,09 persen dan Surabaya 31,83 persen,” tutup Radian Jadid.