Kabareskrim: Judi Online Sudah Merebak ke Semua Jaringan, Aparat hingga Pelajar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabareskrim Polri Komjen Pol. Wahyu menyampaikan keterangan saat konferensi pers pengungkapan peredaran narkoba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (5/3/2025). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kabareskrim Polri Komjen Pol. Wahyu menyampaikan keterangan saat konferensi pers pengungkapan peredaran narkoba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (5/3/2025). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada menyebut judi online sudah merebak ke berbagai kalangan. Para pelajar bahkan aparat marak yang memainkan judi online.

"Berbagai kalangan masyarakat, masyarakat biasa, termasuk pelajar mahasiswa ada juga dari aparat dan lain sebagainya, artinya ini sudah merebak ke seluruh jaringan," kata dia di Bareskrim Polri pada Rabu (7/5).

Wahyu menambahkan pelajar yang masih berusia muda sering kali melakukan transaksi dengan nominal kecil tapi rutin. Dia mengharapkan, generasi muda dapat dicegah agar tak terlibat judi online.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada menyampaikan keterangan dalam konfrensi pers pengungkapan peredaran gelap narkoba di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (5/3/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

"Transaksi terbesar itu justru nominalnya kecil," ucap dia.

Sebab, menurut Wahyu, judi online dapat membuat terjadinya berbagai tindak kriminal seperti pencurian, kekerasan, bahkan pembunuhan. Dia pun berharap semua masyarakat dapat bahu membahu untuk memberantas judi online.

"Bahkan ada kasus pembunuhan, pencurian, perceraian dan lain sebagainya, rata-rata terkait dengan karena terlibat dalam judi online," ujar dia.