news-card-video
27 Ramadhan 1446 HKamis, 27 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

Kabareskrim soal Band Sukatani Tolak Jadi Duta Polisi: Hak Warga Negara

4 Maret 2025 12:21 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada usai menghadiri Acara nota kesepahaman (MoU) di Kantor KemenPPPA, Jakarta Pusat, Selasa (4/3). Foto: Alya Zahra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada usai menghadiri Acara nota kesepahaman (MoU) di Kantor KemenPPPA, Jakarta Pusat, Selasa (4/3). Foto: Alya Zahra/kumparan
ADVERTISEMENT
Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada buka suara soal penolakan tawaran grup musik Sukatani menjadi duta polisi. Penolakan itu disampaikan Sukatani melalui unggahan di Instagram pada Sabtu (1/3).
ADVERTISEMENT
“Ya kan hak warga negara, kami menghargai (keputusan Sukatani),” kata Wahyu Widada usai menghadiri Acara Nota Kesepahaman (MoU) bersama KemenPPPA, di Kantor KemenPPPA, Jakarta Pusat, Selasa (4/3).
Sukatani mendapat tawaran menjadi duta polisi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buntut polemik klarifikasi lagu Bayar, Bayar, Bayar.
Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Kapolri juga telah memberikan apresiasi terhadap kritik melalui seni.
Gitaris dan electroguy Sukatani band Muhammad Syifa Al Lufti (kanan) dan vokalis Novi Chitra Indriyati (kedua kanan) memainkan lagu hitnya saat konser Crowd Noise di Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu (23/2/2025) malam. Foto: Oky Lukmansyah/ANTARA FOTO
“Yang pertama, Bapak Kapolri sudah memberikan apresiasi, ya, atas masukan kritik melalui seni. Kemudian juga Bapak Kapolri mengapresiasi sebagai duta Polri, namun kembali lagi apa yang sudah disampaikan tadi pertanyaan teman-teman media adalah merupakan hak untuk berekspresi dan kita hargai,” kata Trunoyudo kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (3/3).
ADVERTISEMENT
Meski begitu, Trunoyudo memastikan bahwa Polri tetap berkomitmen melakukan pembenahan di berbagai aspek pelayanan dan penegakan hukum.
Vokalis Sukatani band Novi Chitra Indriyati menyanyikan lagu hitnya saat tampil pada konser Crowd Noise di Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu (23/2/2025) malam. Foto: Oky Lukmansyah/ANTARA FOTO
“Namun demikian tentunya kami akan tetap konsentrasi khususnya Polri akan melakukan pembenahan-pembenahan apabila didapati dalam segala aspek,” jelasnya.
Terkait tuduhan intimidasi yang disampaikan Sukatani, Polri belum memberikan tanggapan spesifik. Namun, Trunoyudo menegaskan bahwa masukan dan kritik akan menjadi bahan evaluasi untuk langkah perbaikan ke depan.
“Namun terhadap kritikan, masukan tentu kita akan melakukan langkah-langkah perbaikan pembenahan,” ujarnya.

7 Polisi Diperiksa

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto mengatakan sebanyak tujuh polisi diperiksa terkait dugaan intimidasi tersebut terhadap Sukatani. Polisi tersebut berasal dari Direktorat Reserse Siber Polda Jateng.
“Saat ini sudah 7 personel," ujar Artanto saat dihubungi, Minggu (2/3).
ADVERTISEMENT
Namun demikian, Artanto masih enggan membeberkan identitas 7 polisi tersebut dan hasil pemeriksaannya.
"Pemeriksaan oleh Propam Polri, saran bisa ditanyakan ke Propam Polri," ujarnya.