Kumparan Logo
Hasil gelar perkara kebakaran Kejaksaan Agung-Bareskrim
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (kedua kanan) berbincang dengan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (kanan) sebelum menyampaikan hasil gelar perkara kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (17/9

Kabareskrim Tunjukkan Bukti Kuat Pengawal Rizieq Pegang Senpi: Ada Jelaga

kumparanNEWSverified-green

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (kedua kanan) berbincang dengan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (kanan) sebelum menyampaikan hasil gelar perkara kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (17/9 Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (kedua kanan) berbincang dengan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (kanan) sebelum menyampaikan hasil gelar perkara kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (17/9 Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Kabareskrim Komjen Listyo Sigit tampil langsung memberikan penjelasan terkait insiden di Tol Cikampek antara anggota Polda Metro Jaya dan pengawal Habib Rizieq.

Dalam insiden yang menewaskan 6 orang pengawal Habib Rizieq itu, polisi sempat mengungkapkan soal kepemilikan senjata api oleh warga sipil itu.

Kabareskrim Komjen Listyo menunjukkan bukti soal senjata api memang benar dimiliki pengawal Habib Rizieq.

"Terkait hasil penyidikan sementara kami peroleh fakta ditemukan senjata api dan senjata tajam di TKP. Ditemukan menggunakan senjata api dengan didapatnya jelaga di tangan pelaku," kata Listyo dalam jumpa pers, Kamis (10/12).

Tak hanya itu saja , kemudian Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menunjukkan foto gambar residu di tangan salah satu jenazah.

Komjen Listyo melanjutkan, ditemukannya bukti penyerangan kepada petugas Kepolisian. Di mana adanya kerusakan mobil petugas.

"Ditemukan adanya kerusakan mobil petugas. Terkait hal tersebut tentunya untuk menjaga profesionalisme transparansi penyidikan maka penyidikan dilakukan secara scientific crime investigation dengan melibatkan pengawas internal dari Propam Mabes Polri," tutup dia.

***

Saksikan video menarik di bawah ini.