Kadis Damkar: Pemadaman Kebakaran Bedeng-Gudang Rongsok di Legian Butuh 2-3 Hari

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar, I Made Tirana, menyebut proses pemadaman api yang membakar bedeng hingga gudang barang rongsok di Jalan Nakula, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, bisa memakan waktu hingga dua sampai tiga hari ke depan.
Hingga Selasa (1/9) siang, armada pemadam kebakaran masih hilir mudik di lokasi karena titik api belum sepenuhnya padam.
"Ini dari kemarin malam, sampai sekarang kondisinya seperti ini. Kami masih menunggu alat berat, mudah-mudahan kalau alat beratnya cepat datang, kami bisa cepat tangani. Kurang lebih dua sampai tiga hari," ungkap Tirana di lokasi kejadian, Selasa (1/9).
Tirana menjelaskan, lamanya proses pemadaman disebabkan oleh luasnya area yang terbakar serta medan yang tertutup material seng.
"Luasnya sekitar empat hingga lima hektare," katanya.
Sejak Senin malam, Dinas Damkarmat Kota Denpasar dan Kabupaten Badung telah mengerahkan 12 unit mobil pemadam kebakaran serta dua unit mobil rescue. Api sempat padam pada dini hari, tapi kembali berkobar pada pagi harinya.
Ia mengungkapkan, kendala utama petugas di lapangan adalah masih banyaknya titik api yang tertimbun seng di bawah tumpukan rongsokan. Oleh karena itu, pengerahan alat berat berupa ekskavator sangat dibutuhkan untuk membongkar material tersebut.
"Kebetulan ini di wilayah kami di Denpasar, sehingga semua pos kami luncurkan. Nah, yang kami butuhkan sampai saat ini belum datang, yaitu alat berat berupa ekskavator," jelas Tirana.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Api membakar hangus bangunan yang ada di lokasi, termasuk sejumlah mobil.
