News
·
24 Maret 2021 15:04

Kadispar soal Satpam Usir Ibu Piknik di Pantai Sanur Depan Hotel: Itu Milik Umum

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kadispar soal Satpam Usir Ibu Piknik di Pantai Sanur Depan Hotel: Itu Milik Umum (10317)
Petugas menegur warga yang beraktivitas tanpa menggunakan masker di Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Minggu (31/1/2021). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO
Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Denpasar, Bali, sedang menelusuri kebenaran cerita seorang ibu bernama Mirah Sughandi yang diusir saat piknik di Pantai Sanur yang lokasinya berada di depan hotel.
ADVERTISEMENT
Kepala Dinas Pariwisata Denpasar Dezire Mulyani menegaskan, tidak ada satu pun pantai di Denpasar yang menjadi milik pribadi atau privat. Seluruh pantai di Denpasar adalah area publik.
"Seharusnya tidak bisa terjadi seperti itu, mungkin kami akan mendekati hotelnya apa benar terjadi seperti itu. Pantai kan milik umum bukan milik hotel, itu sudah jelas. Jadi tidak boleh seharusnya terjadi seperti itu," kata dia saat dihubungi, Rabu (24/3).
Sementara itu, pihak hotel belum merespons panggilan telepon atau pesan singkat yang dikirim kumparan melalui WhatsApp mengenai pengakuan Mirah.
Pengakuan Mirah ini viral di media sosial. Dia mengaku, diusir saat bermain pasir bersama anaknya di pinggir pantai di depan kawasan sebuah hotel bintang empat, Selasa (23/3) sore kemarin.
ADVERTISEMENT
Dalam video tersebut Mirah mempertanyakan alasan hotel mengusirnya. Menurutnya, pantai adalah ruang publik bukan ruang privat.
Dia duduk di pinggir pantai sambil bermain pasir bersama dengan anaknya. Di belakang dia duduk, dengan jarak yang cukup jauh ada kursi-kursi berserta payung besar milik hotel.
"Aku sama sekali nggak duduk di kursi mahalnya mereka. Nggak ada ribut juga, cuma main pasir aja," katanya.
Ia mengaku kesal dengan perbuatan satpam dan pihak hotel. Dia berharap tak ada kejadian serupa.
"Katanya aku enggak boleh duduk di situ. Itu milik pribadi, milik hotel,” kata Mirah dalam video tersebut.