Kadispenad: Semua Korban Tewas Ledakan Amunisi di Garut Dibawa ke RS Pameungpeuk

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil ambulans membawa korban ledakan di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (12/5/2025).  Foto: Antara/HO-Warga
zoom-in-whitePerbesar
Mobil ambulans membawa korban ledakan di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (12/5/2025). Foto: Antara/HO-Warga

Kadispenad Brigjen Wahyu Yudhayana menyebut seluruh korban jiwa ledakan di Garut telah dibawa ke rumah sakit. Ledakan tersebut terjadi saat pemusnahan amunisi kedaluwarsa.

“Saat ini semua korban yang meninggal dunia sudah dievakuasi ke RS Pameungpeuk untuk dilakukan tindakan selanjutnya,” ucap Wahyu saat konferensi pers pada Senin (12/5).

Total korban jiwa kejadian tersebut sebanyak 13 orang. Korban tewas terdiri dari empat anggota TNI dan sembilan warga sipil.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana. Foto: Dok. TNI AD

Wahyu menjelaskan saat ini lokasi kejadian masih dilangsungkan proses sterilisasi, hingga benar-benar aman bagi warga sekitar.

“Masih disterilkan dikhawatirkan masih ada bahan berbahaya dan perlu diamankan,” kata Wahyu.

Terkait penyebab ledakan Wahyu mengatakan hal itu masih didalami.

Berikut nama lengkap 13 korban jiwa:

Identitas keempat anggota TNI AD itu yakni

1. Kolonel Cpl Antonius Hermawan selaku Kepala Gudang Munisi III Pusat Peralatan TNI AD

2. Mayor Cpl Anda Rohanda selaku Kepala Seksi Adminitasi Pergudangan Pusat Munisi III

3. Kopda Ery Peanggodo

4. Pratu Apriyo Setiawan

Sedangkan warga sipil yakni:

1. Sdr. Agus Bin Kasmin

2. Sdr. Ipan Bin Obur

3. Sdr. Anwar Bin Inon

4. Sdr. Iyus Ibing Bin Inon

5. Sdr. Iyus Rizal Bin Saepuloh

6. Sdr. Toto

7. Sdr. Dadang

8. Sdr. Rustiawan

9. Sdr. Endang