Kadiv Propam Sebut Proses Banding Kasus Polisi Peras Penonton DWP Masih Berjalan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hari pertama Djakarta Warehouse Project (DWP) Festival digelar pada Jumat (13/12) di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: Vincentius Mario/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Hari pertama Djakarta Warehouse Project (DWP) Festival digelar pada Jumat (13/12) di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: Vincentius Mario/kumparan

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim menyatakan bahwa proses banding sanksi etik terhadap anggota Polri di kasus pemerasan penonton DWP 2024 masih berlangsung. Ia mengakui banyaknya berkas menjadi kendala utama yang memperlambat proses itu.

“Sementara ini masih menunggu proses DWP masalah bandingnya. Karena kan berkasnya cukup banyak kami tunggakkan,” ujar Karim saat ditemui di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Mako Brimob, Depok, Kamis (17/7).

Meski tidak merinci isi maupun perkembangan berkas, Karim memastikan bahwa banding tetap diproses oleh pihaknya.

Sebelumnya, Komisi Kode Etik Polri (KKEP) telah menjatuhkan berbagai sanksi terhadap personel yang terlibat dalam kasus ini.

Berikut daftar lengkap personel yang dikenai sanksi:

1. Kombes Donald Parlaungan Simanjuntak – PTDH

2. AKBP Malvino Edward Yusticia – PTDH

3. AKP Yudhy Triananta Syaeful – PTDH

4. Kompol Dzul Fadlan – Demosi 8 tahun

5. Iptu Syaharuddin – Demosi 8 tahun

6. Iptu Sehatma Manik – Demosi 8 tahun

7. Brigadir Fahrudin Rizki Sucipto – Demosi 5 tahun

8. Aiptu Armadi Juli Marasi Gultom – Demosi 5 tahun

9. Bripka Wahyu Tri Haryanto – Demosi 5 tahun

10. Brigadir Dwi Wicaksono – Demosi 5 tahun

11. Bripka Ready Pratama – Demosi 5 tahun

12. Briptu Dodi – Demosi 5 tahun

13. Kompol Jamalinus Laba Pandapotan Nababan – Demosi 5 tahun

14. AKP Fauzan – Demosi 8 tahun

15. Ipda Win Stone – Demosi 8 tahun

16. AKP Rio Hangwidya Kartika – Demosi 8 tahun

17. Bripka Ricky Sihite – Demosi 5 tahun

18. Iptu Agung Setiawan – Demosi 6 tahun

19. Brigadir Hendy Kurniawan – Demosi 8 tahun

20. Iptu Jemi Ardianto – Demosi 8 tahun

21. Aipda Lutfi Hidayat – Demosi 5 tahun

22. Aipda Hadi Jhontua Simarmata – Demosi 8 tahun

23. Briptu Muhammad Padli – Demosi 3 tahun

24. Brigadir Andri Halim Nugroho – Demosi 5 tahun

25. Kompol Rio Mikael L. Tobing – Demosi 8 tahun

26. AKP Abad Jaya Harefa – Demosi 1 tahun

27. AKP Aryanindita Bagasatwika Mangkoesoebroto – Demosi 8 tahun, tidak lagi di fungsi penegakan hukum

28. AKP Derry Mulyadi – Demosi 8 tahun, tidak lagi di fungsi penegakan hukum