Kaesang Sikapi PSI Tak Lolos Senayan: Santai Dulu Saja, Legawa Banget Saya

21 Maret 2024 19:51 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Konferensi pers Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terkait menyikapi hasil Pemilu 2024, yang digelar di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Kamis (21/3).  Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terkait menyikapi hasil Pemilu 2024, yang digelar di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Kamis (21/3). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
ADVERTISEMENT
Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, mengaku legawa dengan hasil penetapan Pileg 2024 yang telah diumumkan KPU pada Rabu (20/3) malam.
ADVERTISEMENT
Mulanya, Kaesang sempat disinggung apakah bakal mengajukan gugatan ke MK terkait hasil Pileg 2024. Namun, putra bungsu Presiden Jokowi itu mengaku saat ini menerima hasil yang telah ditetapkan KPU.
"Saya kira pemilu kali ini sudah cukup baik dilaksanakan oleh KPU. Kemarin memang di Sirekap beberapa ada yang salah itu, kan, manusiawi ya, saya rasa enggak masalah," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor DPP PSI, Kamis (21/3).
"PPP kalau mau menggugat ya, kan, juga enggak masalah. Itu, kan, hak mereka juga. Kalau kita santai dulu aja, ya, dilihat dulu aja. Legawa banget saya," tutur Kaesang.
Konferensi pers Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang digelar di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Jumat (16/2). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
Adapun berdasarkan hasil rekapitulasi Pileg KPU RI, PSI gagal lolos parlemen. Partai pimpinan putra bungsu Jokowi itu hanya dapat meraup suara sebesar 2,8%.
ADVERTISEMENT
Padahal, PSI telah melakukan banyak perubahan untuk menarik para pemilih. Mulai dari pergantian ketua umumnya hingga pemasangan baliho yang masif di berbagai tempat.
Pada Pemilu kali ini, PSI mengubah strategi kampanyenya dari yang digunakan pada 2019 lalu, dengan banyak membombardir baliho partai yang dipimpin Kaesang, kemudian dengan menempelkan wajah presiden Jokowi.
Dengan harapan, PSI dapat lolos ambang batas parlemen 4%. Kendati begitu, hasil rekapitulasi suara PSI hanya dapat meraup suara sebesar 2,8% dan kembali gagal melenggang ke Senayan.