KAI Sebut Lokomotif Jaka Tingkir Tergelincir di Wesel Stasiun Pasar Senen
·waktu baca 2 menit

KAI Daop 1 Jakarta mengungkapkan lokomotif KA Jaka Tingkir tergelincir di wesel 11A Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (22/5) pagi. Insiden itu terjadi saat rangkaian kereta tengah dalam proses langsir.
“Betul, lokomotif Jaka Tingkir tergelincir di wesel 11A,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, saat dikonfirmasi.
Terkait informasi yang beredar soal sinyal wesel yang eror serta penyebab pasti kedua insiden, Franoto belum dapat memastikan.
“Masih dalam investigasi,” katanya.
Franoto menjelaskan, insiden itu terdeteksi sekitar pukul 07.58 WIB. Dari enam as roda yang dimiliki lokomotif tersebut, lima as dilaporkan tergelincir.
“Satu lokomotif, tapi lokomotif itu ada enam as, yang tergelincirnya lima,” katanya.
Lokomotif itu, kata Franoto, baru saja tiba dari wilayah Daop 6 dan hendak disimpan di jalur parkir.
“Yang satu lagi baru datang dari wilayah Daop 6 Yogyakarta Purwosari, sudah turun penumpang semuanya dan mau disimpan atau dilangsir di jalur parkir,” ujarnya.
Selain lokomotif Jaka Tingkir, kereta KA Serayu tujuan Pasar Senen-Kiaracondong-Purwokerto disebut juga tergelincir di lokasi berbeda. Dua dari empat as kereta itu keluar dari rel saat rangkaian hendak bergerak dari jalur parkir menuju jalur utama untuk bersiap berangkat.
“Yang satu mau berangkat, jadi dari jalur simpan dari jalur parkir mau ke jalur utama,” katanya.
Karena kedua rangkaian sedang dalam proses langsir, Franoto menyebutkan, tidak ada penumpang di dalamnya.
“Nggak ada, itu kan langsir,” ujarnya.
Stasiun Pasar Senen memiliki enam jalur. Namun soal posisi masing-masing kereta berada di jalur mana, Franoto menyebut hal itu juga masih dalam penyelidikan.
“Ada 6 jalur, sedang dalam penyelidikan,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan KA Jaka Tingkir dan KA Serayu diduga bersenggolan di wesel utara Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (22/5) pagi. Akibatnya sejumlah perjalanan KA jarak jauh mengalami keterlambatan.
