Kakek 2 Jam Terkunci di Mobil di Yogya, Warga Evakuasi dengan Pecahkan Kaca

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang kakek berusia 74 tahun berinisial S terjebak di dalam mobil selama lebih dari dua jam di Jalan Margo Utomo, Kota Yogyakarta. Warga menyelamatkan dengan memecahkan kaca mobil. Foto: Dok. Polresta Yogyakarta
zoom-in-whitePerbesar
Seorang kakek berusia 74 tahun berinisial S terjebak di dalam mobil selama lebih dari dua jam di Jalan Margo Utomo, Kota Yogyakarta. Warga menyelamatkan dengan memecahkan kaca mobil. Foto: Dok. Polresta Yogyakarta

Seorang kakek berusia 74 tahun berinisial S terjebak di dalam mobil selama lebih dari dua jam di Jalan Margo Utomo, Kota Yogyakarta, pada Minggu (19/7) lalu.

Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Dani HS mengatakan kakek tersebut datang dari Demak, Jawa Tengah, ke Yogyakarta untuk liburan bersama keluarganya dengan mengendarai mobil.

"Pukul 15.00 WIB mobil yang dikendarai korban sampai di Kota Yogyakarta dan diparkir di depan money changer Jalan Margo Utomo," kata Dani saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (21/7).

"Kemudian keluarga korban jalan-jalan ke Malioboro, namun korban memilih tidak ikut dan menunggu di kursi pojok belakang sebelah kanan," katanya.

Dani mengatakan ketika meninggalkan mobil, sopir mematikan mesin tetapi tidak mengunci mobil.

"Beberapa saat kemudian pintu mobil terkunci secara otomatis dan korban yang sudah lansia tidak bisa membuka kunci pintu mobil tersebut," katanya.

Pada pukul 17.30 WIB, korban mengetuk-ngetuk kaca untuk meminta bantuan warga yang melintas.

"Selanjutnya warga masyarakat berusaha membuka kaca mobil namun tidak berhasil, selanjutnya warga masyarakat memecahkan kaca mobil depan sebelah kanan atau samping sopir," katanya.

Korban berhasil diselamatkan. Kondisinya sempat lemas tetapi berangsur membaik.

"Setelah korban membaik, korban dan keluarganya melanjutkan perjalanan," kata Dani.

Dani memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa ini.