Kakorlantas: Ujian Praktik SIM Masih Dievaluasi, Trek Angka 8 Bisa Muncul Lagi

1 September 2023 12:42 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi meninjau posko pantauan pengamanan lalu lintas K3I (Kendali, Koordinasi, Komunikasi dan Informasi) guna memantau pengamanan lalu lintas menjelang KTT G20, di Tragia Nusa Dua, Bali, Jumat (11/11/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi meninjau posko pantauan pengamanan lalu lintas K3I (Kendali, Koordinasi, Komunikasi dan Informasi) guna memantau pengamanan lalu lintas menjelang KTT G20, di Tragia Nusa Dua, Bali, Jumat (11/11/2022). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Korlantas Polri telah menghapus trek angka 8 dalam ujian praktik SIM usai dikritik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kini, trek angka 8 digantikan dengan bentuk huruf S.
ADVERTISEMENT
Kakorlantas Porli, Irjen Firman Shantyabudi mengatakan, penerapan trek huruf S dalam ujian SIM kini masih terus dievaluasi. Bahkan, tak menutup kemungkinan trek angka 8 kembali diterapkan.
"Sementara kita terapkan huruf S, harapannya untuk masyarakat dimudahkan untuk latihan dulu, kalau di situ masyarakat sudah oke ya lanjut," lanjut dia.
Peserta uji coba mengikuti uji coba praktik mengemudi dalam pembuatan SIM motor di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (4/8/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Lebih lanjut, Firman menjelaskan, penggunaan trek angka 8 dalam ujian praktik SIM dibuat dengan tujuan melatih sensorik pengendara ketika di jalan.
Pasalnya, menurut para ahli, lanjut Firman, gerakan manuver yang ada di trek uji SIM diharapkan bisa mengasah reaksi pengemudi hingga dapat menekan angka kecelakaan di jalan.
"Jadi jangan dilihat 'Siapa sih dari kantor ke rumah lewatin angka 8', tapi ketika orang mampu melakukan manuver angka 8, ketika berada di jalan ada rem mendadak reaksi yang sifatnya spontan itu diharapkan," jelas dia.
Warga mengendarai sepeda motor saat ujian praktik SIM (Surat Izin Mengemudi) C di Satpas (Satuan Penyelenggaraan Administrasi) Polres Bekasi Kota, Jawa Barat, Senin (7/8/2023). Foto: ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Kapolri sebelumnya mengkritik trek ujian praktik pembuatan SIM karena dianggap menyulitkan masyarakat. Banyak masyarakat mengeluhkan hal itu.
ADVERTISEMENT
Salah satu yang disoroti Sigit ialah area berbentuk angka 8. Menurutnya itu menyulitkan sehingga perlu ditinjau ulang.
"Kita kalau saya uji dengan tes ini (lintasan angka 8) dari 200 yang lulus paling 20. Bener nggak? nggak percaya? Kalian langsung saya bawa ke Daan Mogot langsung saya uji. Ya, karena kalau yang lolos dari situ, nanti pasti bisa jadi pemain sirkus," ucap Sigit.