Kala Diplomat Indonesia Belajar Politik, Ekonomi, dan Budaya China

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kegiatan Diplomat Senior peserta Sesparlu dalam kunjungan ke China. Foto: Dok. Sesparlu
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan Diplomat Senior peserta Sesparlu dalam kunjungan ke China. Foto: Dok. Sesparlu

Sebanyak 17 diplomat senior peserta Diklat Sekolah Staf dan Pimpinan Kementerian Luar Negeri (Sesparlu) Angkatan 62 Kementerian Luar Negeri berkunjung ke China pada 25 -31 Agustus 2019.

Agenda tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan China yang masuk usia ke-70.

Foto bersama Diplomat Senior peserta Sesparlu dalam kunjungan ke China Foto: Dok. Sesparlu

Acara diawali dengan kunjungan kehormatan Direktur Sesparlu Dr. June Kuncoro Hadiningrat selaku ketua rombongan dan seluruh peserta Sesparlu kepada Direktur Jenderal Wilayah Asia Wu Juanghao yang mewakili Wakil Menteri Luar Negeri China.

Pertemuan berlangsung dalam suasana yang hangat dan akrab. Para peserta mendiskusikan perkembangan hubungan bilateral kedua negara. Antara lain, di bidang ekonomi, pariwisata, sosial, dan budaya.

Kegiatan Diplomat Senior peserta Sesparlu dalam kunjungan ke China. Foto: Dok. Sesparlu

Selain itu, peserta Sesparlu 62 juga mengikuti kursus singkat di Chinese Academy of Governance (Akademi Pemerintahan China). Tujuannya untuk untuk mendalami lebih jauh mengenai sistem politik, ekonomi, dan sosial budaya negeri Tirai Bambu.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan praktek belajar menulis kaligrafi dalam bahasa Tiongkok yang kurang lebih dapat dibaca sebagai "Selamat Hari Jadi Republik Rakyat Tiongkok ke-70 dari Indonesia", yang akan jatuh pada 1 Oktober 2019 mendatang.

Kegiatan Diplomat Senior peserta Sesparlu dalam kunjungan ke China. Foto: Dok. Sesparlu

Hal lain yang dipelajari oleh para peserta Sesparlu 62 adalah praktek seni pernafasan Tai Chi yang diajarkan di Akademi Pemerintahan China, Beijing.

Lalu, pada Rabu (28/8) rombongan Sesparlu mengunjungi China Institute of International Studies, lembaga think thank pemerintah yang dibentuk tahun 1956, untuk mendiskusikan secara mendalam berbagai isu khususnya politik dan ekonomi yang relevan saat ini.

Foto bersama Diplomat Senior peserta Sesparlu dalam kunjungan ke China. Foto: Dok. Sesparlu

Rombongan juga dijadwalkan mengenal lebih dekat kebudayaan Tiongkok di Xi'an dan mendiskusikan perkembangan terkini negeri tirai bambu tersebut dengan Pemda Provinsi Shaanxi.

Para peserta Sesparlu 62 mengunjungi proyek pembangunan Zona Perdagangan Bebas Shaanxi dan Chaanba Ecological District, Ksatria dan Kuda Terakota Mausoleum Qin Shihuang, Pusat Bahasa Shaanxi dan Big Data Belt and Road Initiatives (BRI) serta mengunjungi Masjid Raya Xi'an.

Kegiatan Diplomat Senior peserta Sesparlu dalam kunjungan ke China. Foto: Dok. Sesparlu