Kala Gubernur Kaltim Lapor soal IKN-Jalananan Rusak di DPR: Ini Wajah Indonesia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Raker dan RDP Komisi II DPR RI bersama Mendagri dan sejumlah Gubernur serta Walikota, Selasa (29/4/2025). Foto: YouTube/ TVR Parlemen
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Raker dan RDP Komisi II DPR RI bersama Mendagri dan sejumlah Gubernur serta Walikota, Selasa (29/4/2025). Foto: YouTube/ TVR Parlemen

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, mengeluhkan kondisi infrastruktur di wilayahnya saat rapat bersama Komisi II DPR RI dan Kementerian Dalam Negeri, Selasa (29/4).

Padahal, salah satu pembangunan megaproyek yang menelan anggaran triliunan, Ibu Kota Nusantara, terletak di provinsinya.

“Kalimantan Timur ini luar biasa potensi dan segala galanya terutama berkaitan dengan Ibu Kota Nusantara hanya saja, kita hampir 80 tahun merdeka secara infrastruktur kita belum memadai,” kata Rudy saat rapat bersama Komisi II, Selasa (29/4).

Rudy kemudian memaparkan video yang menampilkan kondisi jalanan rusak. Tampak sebuah mobil SUV berwarna hitam kesulitan mengarungi jalanan tak beraspal.

“Nah ini kegiatan pada saat kami melakukan kunjungan, inilah wajahnya Indonesia itu,” kata Rudy.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud menceritakan kondisi jalanan rusak saat rapat bersama Komisi II DPR RI, Selasa (29/4/2025). Foto: YouTube/ TVR Parlemen
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud menceritakan kondisi jalanan rusak saat rapat bersama Komisi II DPR RI, Selasa (29/4/2025). Foto: YouTube/ TVR Parlemen

Rudy meminta atensi dari pemerintah untuk melakukan pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur.

Menurutnya dengan melakukan pembangunan ini salah satu bentuk menjaga kedaulatan negara.

“Intinya bahwa perlu memang Kita perhatikan berkaitan dengan Kalimantan Timur karena berkaitan dengan kedaulatan negara kita berbatasan langsung dengan negara tetangga satu pulau nya adalah Brunei dan Malaysia,” katanya.