Kala Siswa SMA dan SMK Bersaing Tampilkan Solusi Bisnis Hijau dan Berkelanjutan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
SMAN 4 Denpasar meraih juara dalam ajang Company of the Year Competition di Kota Kasablanka, Jakarta, pada Sabtu (21/6/2025). Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
SMAN 4 Denpasar meraih juara dalam ajang Company of the Year Competition di Kota Kasablanka, Jakarta, pada Sabtu (21/6/2025). Foto: Istimewa

Pola pikir mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan dan berkelanjutan diharapkan dapat terus ditanamkan kepada generasi muda, termasuk bagi mereka yang fokus pada pengembangan diri di bidang kewirausahaan.

Seperti yang dilakukan para siswa SMA dan SMK terbaik dari 16 kabupaten/kota di Indonesia yang mengikuti Prestasi Junior Indonesia (PJI) Company of the Year Competition di Kota Kasablanka, Jakarta, pada Sabtu (21/6).

Ajang ini menjadi panggung bagi para siswa yang membangun bisnis dan membuat model perusahaan yang menampilkan inovasi bisnis berbasis keberlanjutan. Ada 12 model perusahaan yang dibuat para siswa ini untuk berkompetisi dan memperebutkan kesempatan mewakili Indonesia di ajang wirausaha tingkat Asia Pasifik di Seoul, Korea Selatan, tahun depan.

Sebelum berkompetisi, para pelajar yang telah memperoleh pengalaman praktis mendirikan dan mengelola perusahaan riil di sekolah mereka melalui Junior Achievement (JA) Company Program (Student Company).

Tahun ini, program memperkenalkan pendekatan design thinking dan project management untuk memperkuat keterampilan berpikir kritis, kepemimpinan, serta kolaborasi.

Chairman of the Executive Board PJI, Pribadi Setiyanto, mengungkapkan siswa perlu didorong untuk memaknai peran wirausaha sebagai agen perubahan sosial dan lingkungan.

“Saat tantangan global makin kompleks, edukasi kewirausahaan harus lebih luas dari sekedar membuat produk atau menjalankan bisnis. Pola pikir bisnis siswa perlu dilatih untuk meghadirkan solusi yang mengedepankan tanggung jawab sosial, keberlanjutan, dan kesiapan menghadapi dunia di masa depan,” ujarnya.

Selama 10 bulan program berjalan (Agustus 2024 – Juni 2025), 1.549 siswa dari 60 SMA dan SMK di seluruh Indonesia berhasil mendirikan 60 bisnis riil. Total omzet yang dihasilkan secara kolektif mencapai Rp 525 juta.

Ilustrasi Ekonomi Hijau. Foto: Shutterstock

Pada kompetisi tahun ini, inovasi bisnis siswa banyak menyoroti isu-isu penting seperti ekonomi sirkular, gaya hidup sehat, dan perubahan iklim. Beberapa di antaranya:

  • Uptwone SC (SMAN 21 Jakarta): binder daur ulang dari limbah denim

  • Magnova SC (SMAN 3 Semarang): unpaper towel pengganti tisu sekali pakai dari serat bambu

  • Auterra SC (SMAN 4 Denpasar): pengharum ruangan berbahan limbah kopi dan kayu cendana

  • Youthmind SC (SMKN 11 Bandung): papan permainan edukasi kesehatan mental.

  • Lituhayu SC (SMAN 3 Yogyakarta): sampo herbal dari ampas kopi & jahe untuk perawatan kulit sensitif.

Country Manager Zurich Indonesia, Edhi Tjahja Negara, menegaskan komitmen Zurich Indonesia dalam menempatkan pemberdayaan generasi muda sebagai salah satu fokus utama program tanggung jawab sosialnya.

“Bagi Zurich Indonesia, menciptakan masa depan yang lebih cerah berarti membekali generasi muda dengan keterampilan praktis, kepercayaan diri, dan pemikiran adaptif yang mereka butuhkan di dunia yang terus berubah," jelasnya

"Lewat Zurich Entrepreneurship Program bersama PJI, kami ingin memastikan bahwa siswa tidak sekadar belajar menjalankan bisnis, tetapi juga memahami bagaimana membangun solusi yang berkelanjutan, tangguh, dan relevan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Chief Operating Officer Starbucks Indonesia, Liryawati, melihat bagaimana kreativitas dan kepedulian lingkungan para siswa sejalan dengan semangat global Starbucks dalam membangun bisnis yang ramah lingkungan dan berdampak sosial.

“Melihat ide-ide berkelanjutan yang dihasilkan siswa Indonesia, kami optimis generasi muda mampu menjadi penggerak bisnis hijau masa depan,” tambahnya.

Setelah melalui proses penjurian yang ketat, enam penghargaan utama diberikan kepada perusahaan siswa dengan performa dan inovasi terbaik, yakni:

  • First Place Winner​​​​: Auterra SC – SMAN 4 Denpasar

  • Second Place Winner​​​: Coraggio SC – SMAN 16 Surabaya

  • ⁠Third Place Winner​​​​: Magnova SC – SMAN 3 Semarang

  • The Best Financial Management Award​: Magnova SC – SMAN 3 Semarang

  • Sustainability Excellence Award​​: Lituhayu SC - SMAN 3 Yogyakarta

  • The Best Use ot Technology Award​​: Corragio SC – SMAN 16 Surabaya.