Kalemdiklat Buka Pendidikan Alih Golongan ke Perwira: Kami Didik SDM Berkualitas
·waktu baca 2 menit

Kalemdiklat Polri Komjen Rycko Amelza Dahniel, membuka program Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara ke Perwira Polri gelombang II tahun 2022.
Kegiatan itu dilaksanakan di Lapangan Soetadi Ronodipuro Setukpa Lemdiklat Polri, Selasa (15/11).
Pendidikan Alih Golongan (PAG) pada gelombang II tahun 2022 ini diikuti oleh 1.254 orang peserta didik terdiri dari 1.217 polisi laki-laki dan 37 polisi wanita.
Komjen Rycko mengatakan, pendidikan yang akan dijalani para peserta didik PAG relatif singkat yakni hanya satu bulan.
Para peserta didik akan dibekali dengan kompetensi untuk menjadi seorang perwira yang mahir, tangguh, terpuji dan unggul.
"Polri adalah institusi yang bertanggung jawab dibidang keamanan dan ketertiban masyarakat, oleh sebab itu Polri membutuhkan sumber daya manusia Polri yang berkualitas dan berintegritas, sehingga diharapkan akan mampu menjawab tantangan tugas yang ada," kata Rycko.
Komjen Rycko menekankan, saat ini Polri dituntut untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat (public trust).
Menurutnya, tuntutan itu dapat diraih dengan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Polri yang lebih unggul, kompetitif, kreatif dan inovatif serta berakhlak mulia.
Lebih lanjut, eks Kapolda Jateng ini menegaskan, lembaga pendidikan menjadi aspek penting dalam pembangunan SDM Polri.
Oleh sebab itu para guru, instruktur dan pengasuh harus mampu merumuskan kebijakan pendidikan dan pelatihan dalam menjawab tantangan tugas Polri yang semakin dinamis.
"Tidak ada alasan bagi para peserta didik untuk bersikap malas, akan tetapi harus penuh semangat belajar untuk meningkatkan ilmu pengetahuan berbasis kompetensi, profesionalisme dan integritas, sehingga transformasi institusi kepolisian yang Presisi dapat terwujud sesuai harapan masyarakat," tutup Rycko.
