Kaligrafer Kalimat Syahadat di Bendera Arab Saudi Meninggal Dunia

13 Maret 2023 10:21 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kaligrafer Saleh Al-Mansouf dan bendera Arab Saudi.
 Foto: Twitter/@Darahfoundation
zoom-in-whitePerbesar
Kaligrafer Saleh Al-Mansouf dan bendera Arab Saudi. Foto: Twitter/@Darahfoundation
ADVERTISEMENT
Penulis kaligrafi (kaligrafer) terkenal Arab Saudi, Saleh Al-Mansouf, meninggal dunia pada usia 86 tahun.
ADVERTISEMENT
Saleh Al-Mansouf adalah kaligrafer Saudi pertama yang secara manual menulis kalimat syahadat/tauhid: "Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah Utusan Allah" dan pedang terhunus di bendera Arab Saudi 50 tahun lalu atau awal 1960-an.
Saleh berjasa dalam memperbarui atau memodernisasi gaya tulisan syahadat dan gambar pedang โ€” simbol patriotisme โ€” di bendera Saudi, panji yang sudah digunakan sejak 1727.
Dia menggunakan pewarna putih ketika teknologi dan alat cetak belum ada.
Saleh meninggal beberapa jam sebelum perayaan Hari Bendera yang pertama kalinya dalam sejarah Arab Saudi pada Sabtu, 11 Maret 2023.
Saudi Gazette edisi Senin (12/3) melaporkan, salat jenazah untuk almarhum Saleh Al-Mansouf diadakan di Masjid Al-Babtainm di utara Riyadh, kemudian jenazah dimakamkan di Pemakaman Utara, Sabtu.
ADVERTISEMENT
Saleh Al-Mansouf, kaligrafer terkenal Arab Saudi. Foto: Twitter/@Darahfoundation
Saleh juga termasuk kaligrafer pertama yang tulisan tangannya menghiasi ijazah lulusan Universitas Imam Muhammad bin Saud. Dia juga ditugaskan oleh Wali Kota Riyadh untuk membuat panel kaligrafi untuk digunakan selama acara dan perayaan resmi.
Saleh lahir di Kota Riyadh dan memulai studinya di sekolah penghafal Al-Quran. Sedang pendidikan tingginya diselesaikan di Institut Kaligrafi Arab.
Anak kecil mengibarkan bendera Arab Saudi. Foto: Arifin Asydhad/kumparan

Bendera Dilarang Diturunkan Setengah Tiang

Bendera Arab Saudi yang mengandung makna religius membuatnya mendapat perlakuan khusus. Misalnya, bendera Saudi adalah satu-satunya bendera di dunia yang tidak berkibar setengah tiang untuk menandai peristiwa berkabung atau bencana atau peristiwa lainnya.
Jika pun bendera harus berkibar setengah tiang, maka bendera tersebut harus yang tidak ada tuliskan kalimat tauhidnya.
Bendera Indonesia dan Arab Saudi dipasang untuk menyambut Raja Salman di Jakarta. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Bendera juga dilarang tersentuh tanah dan air najis atau dibawa masuk ke tempat najis. Bendera juga dilarang diduduki.
ADVERTISEMENT
Bendera juga dilarang diselimutkan kepada raja atau pemimpin yang meninggal, dilarang ditundukkan saat ada tamu berpangkat meninjau pasukan kehormatan, dan bendera yang pudar atau rusak harus diserahkan kepada pejabat yang berwenang untuk dibakar dengan cara tertentu.
Mereka yang melanggar UU tentang bendera diancam hukuman penjara dan denda yang tak sedikit.