Kampung Bahari Digerebek BNN: Sita Senpi-BMW X1, Warga Sempat Melawan

Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara, menggelar operasi besar-besaran di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8).
Dalam operasi tersebut, petugas menangkap buronan kasus narkoba Muhammad Ridwan alias Bos Gendut dan menyita sejumlah barang bukti, termasuk senjata api serta dua mobil.
“Operasi besar-besaran kembali digelar di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dalam upaya memberantas peredaran gelap narkotika,” kata Direktur Penindakan dan Pengejaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan dalam keterangannya, Kamis (13/8).
Penangkapan Bos Gendut merupakan tindak lanjut operasi penertiban Kampung Narkoba pada Oktober 2025.
Saat itu, dia melarikan diri setelah tersangkut kasus kepemilikan 98 kilogram sabu, uang tunai Rp 1,4 miliar, berbagai logam mulia, serta tujuh pucuk senjata api.
Sasar 3 Lokasi Bandar Narkoba
Operasi gabungan diawali apel kesiapan personel di Kantor BNNK Jakarta Utara pada pukul 05.30 WIB. Setelah berkoordinasi, petugas bergerak menuju sejumlah target operasi di Kampung Bahari.
Penggeledahan dilakukan di garasi serta kediaman Muhammad Ridwan di Jalan Bak Air dan Jalan Samudra. Rumah A alias Lopes dan Kimmul di kawasan Jalan Bak Air, Tanjung Priok, juga digeledah.
Lokasi-lokasi tersebut diduga menjadi titik penyimpanan barang bukti narkotika dan senjata.
Massa Lontarkan Kembang Api, Petugas Tembakkan Gas Air Mata
Situasi sempat memanas saat petugas melakukan penindakan. Sejumlah warga sekitar melakukan perlawanan dengan melemparkan kembang api ke arah petugas keamanan.
“Menanggapi situasi yang berpotensi membahayakan tersebut, tim gabungan dengan sigap mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembakkan gas air mata guna membubarkan massa dan mengamankan perimeter operasi agar penggeledahan dapat terus berjalan,” kata Roy.
Setelah situasi berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan penggeledahan hingga seluruh target operasi tercapai.
Selain menangkap Bos Gendut, petugas mengamankan tiga orang lainnya yang diduga berperan sebagai pengedar narkoba di wilayah tersebut. Mereka kemudian dibawa ke Kantor BNNK Jakarta Utara bersama barang bukti untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait jaringan narkotika mereka.
Sita BMW hingga Senjata Api
Dari hasil penggeledahan, petugas menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas jaringan narkoba tersebut.
Barang bukti itu berupa dua unit mobil, yakni BMW X1 putih dan Mitsubishi Xpander hitam. Petugas juga mengamankan timbangan digital, perangkat CCTV, alat komunikasi HT, serta iPhone.
Selain itu, petugas menemukan sejumlah perlengkapan senjata api. Barang bukti tersebut terdiri dari satu pucuk senjata api, satu buah laras panjang, 54 butir peluru tajam kaliber 9 mm, 71 butir peluru karet, serta holster senjata.
“Kekhawatiran akan senjata api ilegal di tangan para bandar terbukti nyata dengan disitanya berbagai perlengkapan berbahaya dari lokasi kejadian,” ujar Roy.
Roy menyebut barang-barang tersebut menjadi indikasi kuat adanya potensi ancaman keamanan serius di lingkungan masyarakat.
Operasi ini menjadi bagian dari upaya aparat penegak hukum memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya, terutama di wilayah yang selama ini dikenal sebagai basis peredaran gelap narkotika.
