Kampung Narkoba di Jakut Akan Diubah Jadi Kampung Tangguh Bebas Narkoba
·waktu baca 2 menit

Kampung Bahari di Tanjung Priok, Jakarta Utara, digerebek oleh Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Utara terkait peredaran narkoba, Rabu (22/12). Hasilnya barang bukti narkoba jenis sabu, ganja, hingga alat konsumsinya ditemukan di sana.
Tidak hanya menemukan barang bukti narkoba, polisi juga mengamankan 27 orang yang merupakan pemakai dan bandar dari lokasi tersebut. Mereka digiring ke Polres Metro Jakarta Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil penindakan itu membuat miris. Sebab julukan Kampung Narkoba untuk Kampung Bahari rupanya belum hilang.
"Kita bisa membuktikan di situ ada peredaran narkoba. Jadi memang julukannya Kampung Narkoba, pembelian dan pemakaian narkoba di tempat itu memang betul," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan dalam keterangannya.
Kepolisian tidak mau hal itu berlaku lama. Zulpan mengatakan pihaknya akan mengubah citra Kampung Bahari dari Kampung Narkoba jadi Kampung Tangguh Bebas Narkoba.
"Ke depan nantinya daerah Kampung Bahari Tanjung Priok ini dengan dilakukan penertiban hari ini oleh tim gabungan akan nanti dijadikan Kampung Tangguh Bebas Narkoba," kata Zulpan.
Pendekatan kepada warga akan melibatkan semua unsur. Diharapkan dengan begitu wilayah tersebut tidak lagi jadi sarang narkoba.
"Nanti di Kampung Bahari ini tidak ada lagi kegiatan seperti yang kita temukan ini, adanya penggunaan narkoba, pemakai, maupun pengedar," kata Zulpan.
"Ke depan tim akan dikelola oleh Polres Metro Jakarta Utara untuk mewujudkan Kampung Tangguh Bebas Narkoba," tambah dia.
