Kamu Sudah Sembuh dari COVID-19? Yuk, Bantu Pasien Lain, Donorkan Plasma Darahmu

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas medis memeriksa kantong berisi plasma konvalesen dari pasien sembuh COVID-19 di Unit Tranfusi Darah (UTD) RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Selasa (18/8). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas medis memeriksa kantong berisi plasma konvalesen dari pasien sembuh COVID-19 di Unit Tranfusi Darah (UTD) RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Selasa (18/8). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO

Sejak Maret 2020, sudah 808.340 orang di Indonesia terinfeksi virus corona. Hingga 8 Januari 2021, korban jiwa karena COVID-19 mencapai 23.753 orang.

Hingga saat ini, pengobatan pasien COVID-19 di dunia masih terus dikembangkan. Salah satunya dengan pemberian plasma darah (convalescent) dari pasien yang telah sembuh.

embed from external kumparan

Terapi plasma darah menjanjikan kesembuhan yang tinggi, khususnya bagi pasien bergejala sedang, berat, dan kritis. Sayangnya, saat ini, sulit mencari pendonor dari para penyintas COVID-19.

"Saya mengajak saudara sebangsa dan setanah air, sebagai wujud rasa syukur kehadiran Yang Maha Kuasa karena diberikan kesembuhan dari COVID-19, untuk bersedia menjadi pendonor plasma. Setiap tetes plasma yang saudara donorkan kelak mendapat balasan berlipat ganda dari Tuhan Yang Maha Kuasa," ujar Ketua Satgas COVID-19, Letjen TNI Doni Monardo, Jumat (8/1).

Petugas medis menyusun kantong berisi plasma konvalesen dari pasien sembuh COVID-19 di Unit Tranfusi Darah (UTD) RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Selasa (18/8). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO

Plasma darah dari penyintas COVID-19 diperkirakan memiliki antibodi yang telah terbentuk. Dengan menjadi pendonor, masyarakat turut berkontribusi meningkatkan angka kesembuhan dan mengurangi angka kematian.

Bagi Anda yang telah sembuh dan ingin mendonorkan plasma darah, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Penyintas harus dalam kondisi sehat dan bebas gejala corona minimal 14 hari dan diutamakan pria. Bagi penyintas perempuan, dipastikan yang belum pernah hamil.

embed from external kumparan

Penyintas juga tidak boleh memiliki penyakit penyerta yang bersifat kronis. Tak lupa, pendonor harus melengkapi berkas administrasi, salah satunya surat kesediaan mendonorkan plasma darah.

Bersedia donor plasma? Yuk, isi form di bawah ini:

http://bit.do/Calon-Pendonor-Plasma-Convalescent

embed from external kumparan