Kanada Usut Kekerasan Polisi Terhadap Tokoh Masyarakat Adat

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi Kanada Foto: Reuters/John Morris
zoom-in-whitePerbesar
Polisi Kanada Foto: Reuters/John Morris

Tokoh masyarakat adat Chipewyan, Allan Adam, mengungkap insiden pemukulan oleh polisi Kanada akibat plat nomor truk yang kadaluarsa.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Kanada Bill Blair mengakui tanggung jawab pemerintah Kanada untuk mengusut insiden tersebut. "Kami sangat memperhatikan insiden yang terjadi di Fort McMurray. Seluruh warga berhak mendapatkan penjelasan," kata Blair dilansir Reuters, Minggu (7/6).

Adam mengungkapkan insiden yang menimpa dia dan istrinya pada 10 Maret lalu di depan sebuah kasino wilayah Fort McMurray, Athabasca. Saat itu polisi tiba-tiba mendekati truk yang ditumpangi Adam dan istrinya untuk mengecek kelengkapan surat.

Adam yang tak tahu jika truknya memiliki masalah kelengkapan surat. Truk itu baru kembali padanya beberapa hari sebelum kejadian karena sempat disita polisi. Ia juga menjelaskan posisinya sebagai pimpinan dalam perkumpulan adat Kanada atau disebut First Nations

Namun argumen Adam tak digubris. Sepengakuan Adam, dua orang polisi langsung memukulinya. Sementara istri Adam diminta kembali ke dalam truk.

Adam mengalami luka lebam akibat pukulan, dan istrinya yang sakit rheumatoid arthritis tingkat dua juga sempat mengalami tekanan polisi. Adam kemudian dijerat pasal melawan aparat dan akan menjalani sidang 2 Juli nanti.

Polisi setempat menyanggah telah melakukan tindakan berlebihan dalam menangani perkara Adam. Menurut polisi, insiden kekerasan terjadi karena Adam menolak ditahan, dan kekerasan dianggap sebagai tindakan hukum yang beralasan.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menghadiri upacara peringatan di Universitas Alberta. Foto: REUTERS/Candace Elliott

Kanada sendiri juga menyimpan borok isu rasialisme. Populasi masyarakat adat sebanyak 1,7 juta, atau 5 persen dari total penduduk Kanada. Namun, masyarakat adat kerap menjadi korban kekerasan aparat.

Perdana Menteri Justin Trudeau sempat menegaskan komitmen bahwa kekerasan berbasis ras harus musnah dari Kanada. Trudeau juga sempat ikut dalam aksi menuntut keadilan untuk George Floyd di Ottawa pada Jumat (5/6).

==========

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.

embed from external kumparan