Kandang Burung, Saksi Bisu Bang Yos Jadi Penguasa DKI

Mungkin tidak banyak yang tahu jika Bang Yos --sebutan bagi Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso-- gemar memelihara burung. Bahkan, saat ia masih menjabat, ia membawa seekor burung lengkap dengan kandangnya untuk menemaninya selama bertugas.
Mungkin, Bang Yos merasa lebih semangat bekerja setiap kali mendengar cuitan merdu dari burung peliharaannya.
"Cicit cuwit cicit cuwit," cuitan nan merdu tersebut mungkin diartikan sebagai sorak sorai penyemangat di telinga Bang Yos.
Dua periode menjabat, dua periode juga burung itu selalu setia menemani, ia selalu setia bertengger dalam kandang di sudut ruangan kerja.
Hingga tiba waktunya Bang Yos meninggalkan singgasana, entah ke mana si burung itu berada. Apakah turut bersama majikannya, atau malah mati bersama dengan kenangan di Balai Kota. Namun, yang pasti, rumah mungilnya tetap setia menjadi saksi bisu pergantian pemimpin ibu kota hingga kini.
Mulai dari Fauzi Bowo, Joko Widodo, Basuki Tjahja Purnama, Djarot Saiful Hidayat, hingga Anies Baswedan, tak pernah dilewatkan oleh kandang burung yang selalu dalam kosong ini.
Ia memang tak pernah menyapa, menegur, atau sekadar memberikan senyum bagi majikan barunya. Ia hanya bisa termenung, menggantung dan memperhatikan gerak-gerik para pemimpin Jakarta yang berkutat dengan sederet masalah di ibu kota.

Hari ini, ia begitu gembira. Bang Yos datang ke Balai Kota, bersilaturahmi sambil mengenang masa kejayaannya di pusat pemerintahan Jakarta.
"Saya kangen juga di sini," ungkap Bang Yos, menelusuri kembali setiap kenangan yang ada.
"Wah kandang burung masih ada, cuma burungnya saja yang sudah tidak ada", kata Sutiyoso dengan nada rindu.
Betapa bahagianya ia saat keberadaannya ternyata masih diingat oleh pemilik awalnya, Bang Yos. Ia sadar, meski bagi banyak orang ia tidak berarti, namun bagi Bang Yos, ia adalah teman bertugas dan saksi bisu kerja keras dan pengabdiannya bagi Jakarta.
Namun, ia sadar, entah berapa pemimpin lagi yang bisa ia saksikan dalam diam dan kesendirian, di ruang Gubernur DKI Jakarta.
