Kanye Bakal Konser di Jakarta, Menekraf: Momen Keterlibatan Talenta Nasional

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
WaMenteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya. Foto: Kementerian Ekraf
zoom-in-whitePerbesar
WaMenteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya. Foto: Kementerian Ekraf

Penyelenggaraan konser internasional dapat menciptakan peluang sekaligus memberikan dampak positif jangka panjang bagi ekonomi kreatif (ekraf) nasional. Dampak tersebut hadir melalui keterlibatan berbagai pegiat ekraf, mulai dari pekerja, vendor, kreator, desainer, musisi, hingga talenta kreatif lainnya.

Hal ini disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya untuk membahas penyelenggaraan YE Live in Jakarta 2026, yang akan digelar pada 24 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

“Kami ingin melihat konser internasional bukan hanya sebagai sebuah pertunjukan, tetapi sebagai bagian dari proses upskilling & upscaling ekosistem ekraf. Mereka yang terlibat tidak hanya bekerja dalam sebuah produksi, tetapi juga mendapatkan pengalaman dengan standar internasional. Di sinilah, peningkatan kapasitas, profesionalisme, daya saing pegiat kreatif ke mampu terlibat menghadirkan panggung kreatif berskala global,” ujar Menteri Ekraf di Marqen Hotel, Jakarta, Senin (14/9).

Konser perdana Kanye West atau akrab disapa YE di Indonesia menjadi momentum penting bagi penguatan ekosistem ekonomi kreatif sekaligus menunjukkan semakin besar kepercayaan pegiat industri hiburan dunia terhadap Indonesia sebagai destinasi pertunjukan berskala internasional.

Menteri Ekraf menegaskan bahwa besarnya skala pertunjukan harus berjalan seiring dengan upaya memperkuat konten lokal. Kementerian Ekraf melihat peluang untuk menghadirkan kolaborasi yang tetap menjaga kualitas artistik pertunjukan, sekaligus memberikan ruang bagi kreativitas Indonesia untuk dikenal talenta serta jejaring industri kreatif global.

“Ini momentum emas atau golden moment untuk para pegiat, termasuk wirausaha kreatif naik kelas. Spirit-nya bukan hanya untuk yang hadir menonton, tetapi harus sampai keluar stadion. Di sinilah storytelling dan kolaborasi menjadi penting untuk membangkitkan semangat semua pihak. Opportunity is there! tergantung kita melihat dan memanfaatkan kesiapan momen ini menjadi global stage,” tambah Menteri Ekraf.