Kapal Induk Terbesar AS Kembali Setelah Operasi Terlama di Timur Tengah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapal induk USS Gerald R. Ford tiba di Teluk Souda, pulau Kreta, Yunani, Selasa (23/2/2026). Foto: Stelios Misinas/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Kapal induk USS Gerald R. Ford tiba di Teluk Souda, pulau Kreta, Yunani, Selasa (23/2/2026). Foto: Stelios Misinas/REUTERS

Kapal induk terbesar milik Amerika Serikat (AS), USS Gerald R. Ford, akhirnya kembali ke pangkalan di Norfolk, Virginia, Sabtu (16/5), setelah menjalani penugasan selama 326 hari di berbagai kawasan konflik.

Penugasan tersebut menjadi deployment terlama bagi kelompok kapal induk AS sejak era Perang Vietnam.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth turut hadir menyambut kepulangan kapal induk tersebut di Naval Station Norfolk.

"Untuk hampir setahun, kalian telah menjaga garis pertahanan bagi negara kita," kata Hegseth kepada awak kapal USS Ford, dilansir AFP.

USS Gerald Ford awalnya berangkat pada Juni 2025 untuk misi rutin di Eropa. Namun kapal itu kemudian dialihkan ke Karibia untuk mendukung operasi anti-penyelundupan narkoba dan operasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro.

Kapal induk USS Gerald R. Ford tiba di Teluk Souda, pulau Kreta, Yunani, Selasa (23/2/2026). Foto: Stelios Misinas/REUTERS

Setelah itu, kapal induk tersebut dikirim ke Timur Tengah untuk mendukung operasi militer AS dalam perang melawan Iran.

Selama hampir 11 bulan di laut, USS Ford juga menghadapi sejumlah insiden teknis.

Pada Maret lalu, kebakaran terjadi di ruang laundry kapal dan melukai dua pelaut serta merusak sekitar 100 tempat tidur awak kapal. Selain itu, kapal induk canggih senilai USD 13 miliar itu juga dilaporkan mengalami masalah sistem toilet selama berada di laut.

Meski begitu, Pentagon menyebut misi USS Ford sebagai penugasan bersejarah.

Kelompok tempur kapal induk itu terdiri dari lebih dari 4.500 personel yang bertugas di berbagai wilayah operasi, mulai dari Laut Mediterania, Karibia, hingga Timur Tengah.