Kapal KM Gandha Nusantara 17 Mati Mesin di Malut, Basarnas Evakuasi
·waktu baca 2 menit

Kapal penumpang KM Gandha Nusantara 17 mengalami insiden mati mesin di perairan Maluku Utara pada Minggu (15/3). Kapal itu berlayar dari Bitung, Sulawesi Selatan menuju Ternate, Maluku Utara.
Insiden mati mesin tersebut membuat kapal terombang-ambing di tengah gelombang laut yang mencapai 2,5 hingga 3 meter. Akibatnya air masuk ke kapal.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdhani, mengatakan kapal tersebut awalnya berangkat dari Bitung pada Sabtu (14/3) pukul 22.00 WITA. Kemudian pada Minggu sekitar pukul 08.00 WIT kapal yang berada di perairan Maluku Utara mengalami kerusakan mesin.
“Kru kapal telah melakukan perbaikan secara mandiri namun tidak berhasil, sehingga melaporkan ke pihak PELNI dan meminta bantuan SAR Ternate,” kata Iwan dalam keterangannya, Minggu (15/3).
Tim SAR merespons laporan tersebut dengan mengerahkan personel untuk melakukan evakuasi. Pencarian dimulai pukul 12.15 WIT.
"Tim SAR bergerak ke lokasi untuk melakukan proses pencarian bersama KN SAR 237 Pandudewanata,” ujar Iwan.
Pencarian dan penyelamatan masih dilakukan hingga Minggu sore ini.
Gelombang Tinggi
Saat mengalami mesin mati, KM Gandha Nusantara 17 sebenarnya hendak ditarik oleh KM Sabuk Nusantara 115 yang berada di sekitar lokasi. Namun, upaya itu gagal karena tingginya gelombang laut.
Kapal dilaporkan sempat mengalami kemiringan hingga sekitar 20 derajat.
