Kapal Pesiar AIDA Cruise Pulangkan 239 Kru WNI ke Indonesia

kumparanNEWSverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemulangan ABK WNI. Foto: Dok. KBRI Berlin
zoom-in-whitePerbesar
Pemulangan ABK WNI. Foto: Dok. KBRI Berlin

Sebanyak 239 WNI yang menjadi kru kapal AIDA Cruise (AIDAstella dan AIDAnova) dipulangkan ke Indonesia pada Sabtu (2/5). Mereka dipulangkan dari bandara Frankfurt, dengan pesawat Charter Condor.

Sebelumnya, Para WNI ini diberangkatkan dari Canary Island pada hari yang sama. Hal tersevut disampaikan oleh Vice President of Communication AIDA, Hansjorg Kunze. AIDA memang telah menghentikan operasi pelayaranya sejak 13 Maret kemarin, termasuk 2 jalur pelayaran di Asia yang sudah dihentikan lebih dulu pada bulan Februari 2020. Sejak itu, sebagian besar dari 14 kapal yang dioperasikan bersandar di Canary Island dan Tenerife.

“Setelah keputusan untuk menghentikan operasi, kami segera berupaya memulangkan para penumpang ke negara mereka masing-masing. Kemudian dilanjutkan dengan memulangkan dan mengamankan para kru dan pegawai kami ke negara asalnya. Kami sangat bersyukur respons dan koordinasi cepat dengan berbagai pihak sangat baik, termasuk tanggapan dan fasilitasi yang diberikan KBRI Berlin”, jelas Hansjörg lewat keterangan tertulis KBRI Berlin yang diterima, Sabtu (2/5).

Informasi pemulangan WNI ini diterima oleh KBRI Berlin, pada (23/4) lalu. Koordinasi intensif pun dilakukan ole KBRI Berlin dengan otoritas terkait di Jerman, Indonesia, dan maskapai Condor. KBRI Berlin memastikan banyak hal yang harus diperhatikan terkait pemulangan WNI di masa pandemi virus corona.

Pemulangan ABK WNI. Foto: Dok. KBRI Berlin

KBRI Berlin memastikan Pihak AIDA sangat kooperatif dan memperhatikan standar kesehatan bagi para awaknya. Tim dokter AIDA senantiasa memantau kesehatan krunya dan berkoordinasi dengan the U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC), WHO, serta German Robert-Koch-Institute (RKI). Mereka juga memastikan bahwa para awak kapal yang dipulangkan tidak terpapar COVID-19 dan telah melalui tes sesuai dengan standar protokol kesehatan yang berlaku di negara penerima.

Sementara itu, Dubes RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno telah memastikan bahwa para WNI ini telah dibekali sertifikat bebas COVID-19.

”Melalui koordinasi kita dengan pihak AIDA, kita secara tegas mensyaratkan bahwa para ABK yang dipulangkan masing-masing harus telah memiliki sertifikat kesehatan bebas COVID-19, yang dikeluarkan oleh instansi berwenang," tutur Havas.

embed from external kumparan

Havas menambahkan bahwa sebelum repatriasi ABK Kapal AIDA, telah dilakukan repatriasi 56 ABK Kapal Mein Schiff 4. Pemulangan dilakukan pada 16 April kemarin dengan pesawat komersil, melalui koordinasi KBRI Berlin, KJRI Hamburg dan KJRI Frankfurt. Selain itu, dalam waktu dekat, ABK dari Kapal lain rencananya juga akan dipulangkan.

Setidaknya terdapat sekitar 1000 WNI yang bekerja di perusahaan AIDA. Sebagian besar bekerja sebagai awak kapal dan beberapa orang sebagai staf kantor yang berpusat di Rostock dan Hamburg, Jerman.

Hansjörg Kunze menyebutkan bahwa para kru yang dipulangkan ke negaranya telah dipenuhi hak gajinya. Sebagian ada yang memang telah habis masa kontraknya. Sementara bagi mereka yang masa kontraknya baru akan habis dalam beberapa bulan ke depan, pihak perusahaan akan memberikan gaji untuk 60 hari ke depan, yang akan dibayarkan setelah mereka tiba di negaranya.

AIDA merupakan perusahaan Kapal Pesiar dengan total pegawai sekitar 15.000, dan 13.500 di antaranya adalah para awak kapal. Kapal ini beroperasi di wilayah Mediterrania, sekitar Canary Islands, di sebelah utara Laut Baltic, Karibia, America Utara, Dubai and Asia. Sejak 2004 perusahaan ini dalam Costa Group. Selain itu perusahaan ini juga anggota dari Carnival Corporation & plc yang merupakan salah satu organisasi jasa perjalanan liburan terbesar di dunia.

*******************

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.