Kapal Vietnam Tenggelam di Laut China Selatan, 23 ABK Hilang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kapal tenggelam. Foto: Peang 99/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kapal tenggelam. Foto: Peang 99/Shutterstock

Sebuah kapal kargo Vietnam tenggelam di Laut China Selatan, menyebabkan 23 anak buah kapal (ABK) hilang, sementara 39 lainnya berhasil diselamatkan, menurut laporan media pemerintah China, Minggu (26/7).

Media pemerintah China, CCTV, melaporkan kapal Khoi Nguyen 18 yang mengangkut 62 awak mengalami kecelakaan di dekat Yongshu Reef atau Fiery Cross Reef.

Hingga kini, tim penyelamat masih melakukan operasi pencarian terhadap puluhan awak yang belum ditemukan.

Kantor berita Xinhua melaporkan, sebuah kapal penyelamat China pertama kali mendeteksi sinyal darurat yang diduga berasal dari Khoi Nguyen 18 sekitar pukul 18.30 waktu setempat pada Sabtu (26/7).

Hingga Minggu pagi, operasi pencarian melibatkan enam kapal penyelamat China, satu helikopter, serta satu kapal Vietnam.

Menurut otoritas Provinsi Hainan, kapal Khoi Nguyen 18 merupakan kapal berbendera Vietnam dengan panjang hampir 70 meter.

Belum ada penjelasan mengenai penyebab kapal tersebut mengalami masalah hingga akhirnya tenggelam.

Belum diketahui pula kewarganegaraan para awak yang ikut dalam kapal tersebut.

Diketahui, Fiery Cross Reef merupakan salah satu wilayah di Laut China Selatan yang menjadi kawasan sengketa dan diklaim oleh sejumlah negara di kawasan. Namun, laporan awal tidak mengaitkan insiden kapal tenggelam tersebut dengan sengketa wilayah yang berlangsung di kawasan itu.

Hingga berita ini ditulis, Kementerian Luar Negeri Vietnam belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait insiden tersebut, menurut AFP.