News
·
14 Januari 2021 15:25

Kapolda Banten hingga Bupati Lebak Batal Disuntik Vaksin, Tensi Darah Tinggi

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kapolda Banten hingga Bupati Lebak Batal Disuntik Vaksin, Tensi Darah Tinggi (378561)
Gubernur Banten, Wahidin Halim, membuka vaksinasi perdana di Pendopo Bupati Tangerang, Kamis (14/1). Foto: Dok. Istimewa
Lima pejabat di daerah di Provinsi Banten batal disuntik vaksin corona Sinovac hari ini Kamis (14/1). Pelaksanaan vaksinasi perdana Provinsi Banten digelar secara serentak di Pendopo Kantor Bupati Tangerang.
ADVERTISEMENT
Kelimanya adalah Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adinugroho; Wali Kota Serang Syafrudin; Danrem 064/Maulana Brigjend Gumuruh Winardjatmiko; Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Dana Sujaksani; dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Sri Pamudji mengatakan, mereka terpaksa ditunda penyuntikan vaksinnya karena memiliki tekanan darah atau tensi darah yang tinggi saat jalani medical check up jelang disuntik vaksin.
"Rata-rata karena hipertensi atau tensi darahnya tinggi. Jadi awalnya kita suruh tunggu sebentar, 30 menit, kalo pulih boleh lagi. Seperti pak Arief (Wali Kota Tangerang) awalnya tensinya tinggi, dicoba lagi, ternyata tensi turun dan bisa divaksinasi," katanya.
Nantinya, untuk para pejabat yang hari ini batal mendapatkan vaksinasi COVID-19 secara serentak di Pendopo Bupati Tangerang, maka akan dijadwalkan ulang.
ADVERTISEMENT
"Nanti dijadwalkan ulang, tapi yang pasti mereka mendapatkan suntik vaksin," ujarnya.
Untuk diketahui, untuk pejabat yang berhasil disuntik vaksin, yakni Dr. Almuktabar (Sekda Banten), Ati Pramudji Hastuti (Kadinkes Banten), Andra Soni (Ketua DPRD Banten), H.Asep N Mulyana (Kajati Banten), Ahmed Zaki Iskandar (Bupati Tangerang), Arief R Wismansyah (Wali Kota Tangerang), Airin Rachmi Diany (Wali Kota Tangsel), Hj. Irna Narulita (Bupati Pandeglang), Hj. Ratu Tatu Chasanah (Bupati Serang).