Kapolda Jateng: Ledakan di Asrama Polri Bukan Aksi Teror, Kelalaian Anggota

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat meninjau lokasi pengamanan acara Kirab Budaya G20 Pengamanan bertempat di Pospam Terpadu CMM G20 di Borobudur, Senin (12/9/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat meninjau lokasi pengamanan acara Kirab Budaya G20 Pengamanan bertempat di Pospam Terpadu CMM G20 di Borobudur, Senin (12/9/2022). Foto: Dok. Istimewa

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memastikan ledakan yang terjadi di kawasan Asrama Brimob Polri Sukoharjo bukan serangan teror. Ledakan terjadi karena kelalaian anggota yang juga jadi korban, yakni Bripka Dirgantara Pradipta.

"Saya pastikan ledakan di wilayah kita Sukoharjo tidak ada unsur teror. Hanya kelalaian anggota yang menyebabkan bahan meledak," kata Luthfi saat konferensi pers di Polsek Grogol, Jawa Tengah, Minggu (25/9).

video youtube embed

Luthfi mengatakan, ledakan berasal dari isi paket cokelat yang dipegang oleh korban. Paket itu berisi bubuk hitam yang diduga untuk bahan petasan.

"Hasil olah TKP yang dilakukan Jibom telah ditemukan bubuk hitam. Jadi bubuk hitam ini kita duga bahan petasan," tambah dia.

Dia mengatakan, bubuk itu merupakan paket yang dikirimkan CV Mandiri kepada pemesan berinisial A. Di paket tertulis nama Ari. Itu merupakan paket yang dikirim pada 22 April 2021.

"Itu merupakan barang bukti razia yang dilakukan oleh anggota. Apakah ini disimpan oleh korban atau seperti apa, nanti kita periksa lebih lanjut," ucap dia.