Kapolda Metro Jaya Pastikan Cai Changpan Bunuh Diri Bukan Dibunuh

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Poster buronan WN China terpidana mati Cai Changpan alias Cai Ji Fan alias Antoni yang diterbitkan Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Poster buronan WN China terpidana mati Cai Changpan alias Cai Ji Fan alias Antoni yang diterbitkan Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota. Foto: Dok. Istimewa

Terpidana kasus narkoba Cai Changpan alias Cai Ji Fan alias Antoni kabur dari Lapas Klas I Tangerang pada September lalu. Rencana pelariannya sudah ia buat sejak 8 bulan sebelum akhirnya berhasil kabur.

Setelah satu bulan melarikan diri Cai justru ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. WN China itu tewas gantung diri di sebuah tempat pembakaran ban dalam Hutan Jasinga, Kabupaten Bogor, Sabtu (17/10).

Publik mempertanyakan penyebab kematiannya. Sebab, narapidana kasus narkoba itu telah merancang pelariannya begitu lama dengan cara menggali lubang, tapi justru mengakhiri nyawanya dengan bunuh diri.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana pimpin konpers Tewasnya Cai Changpan. Foto: Dok. Youtube Polda Metro Jaya

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menegaskan kematian Cai memang disebabkan oleh aksi bunuh diri. Tidak ada orang lain yang membunuh pria 53 tahun tersebut.

"Setelah diautopsi penjelasan jenazah hasil bedah Cai Changpan ditemukan pada leher terdapat luka lecet tekan yang melingkari leher berjalan dari kiri bawah ke kanan atas. Kedua tidak ditemukan luka lain," kata Nana saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (19/10).

Hasil itulah yang menguatkan bahwa Cai tewas atas upayanya sendiri. Ia meninggal karena karena jerat tali di lehernya yang dibuatnya.

Nana menjelaskan sangat mungkin Cai bunuh diri karena merasa terdesak. Meski sudah berupaya kabur tapi ia tidak bisa lari dari hutan tempatnya sembunyi karena polisi terus memburunya.

"Sehingga yang bersangkutan merasa tempat dia berlindung ada kesulitan karena anggota terus mobile. Sehingga ada jalan pintas dalam pikirannya untuk bunuh diri atau gantung diri di tempat pembakaran ban di daerah Jasinga tersebut," kata Nana.

kumparan post embed

Pelarian Cai Changpan

Cai kabur dari Lapas Klas I Tangerang sekitar sebulan lalu. Ia melarikan diri dengan menggali lubang dari dalam selnya hingga menembus gorong-gorong di luar lapas.

Usai menghirup udara bebas Cai kabur ke daerah Tenjo, Bogor untuk menemui keluarganya. Dari sana ia sembunyi di hutan tidak jauh dari rumahnya.

Pelarian Cai berakhir pada Sabtu (17/10) pagi. Tim gabungan menemukan jasadnya tergantung tidak bernyawa.