Kapolda Metro Minta Tolong ke Ustaz: Imbau Masyarakat Berhenti Main Judi Online

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto membuka  rapat lintas sektoral Ops Kepolisian Ketupat Jaya - 2024 wilayah hukum Polda Metro Jaya di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (1/4/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto membuka rapat lintas sektoral Ops Kepolisian Ketupat Jaya - 2024 wilayah hukum Polda Metro Jaya di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (1/4/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto meminta bantuan kepada tokoh-tokoh agama untuk ikut serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya judi online.

"Saya mengimbau kepada masyarakat ada Pak Ustaz, Pak Kiai, tokoh-tokoh masyarakat, imbaulah, berhentilah, itu merugikan karena betul-betul itu saya banyak cerita bahwa judi online itu betul-betul merusak," kata Karyoto di Polda Metro Jaya, Jumat (5/7).

Menurutnya, hasil judi online tidak akan bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia meminta masyarakat untuk mencari pekerjaan yang benar.

"Stop gambling, stop untung-untungan, mari kita fokus pada kehidupan. Artinya kalau orang hidup, butuh makan, kalau kita harus cari kerja, cari kerja yang baik," ujarnya.

Ilustrasi judi online. Foto: Syawal Darisman/kumparan

Di sisi lain, Karyoto menjelaskan, pihaknya tetap berupaya melakukan penindakan terhadap situs-situs judi online.

"Tentunya dari kami melakukan cyber patrol. Kalau ada aplikasi-aplikasi kita laporkan untuk di-takedown dan Mabes Polri juga sama giatnya karena mungkin dari sisi IT, Mabes Polri lebih komplit alatnya, sehingga takedown itu sebuah keharusan," papar dia.

"Hanya saja kembali problemnya banyak server-server yang di luar negeri hari ini mati satu tumbuh dua, mati dua tumbuh tiga," tambahnya.