Kapolda Metro Tanggapi Habib Rizieq Sebut Rumahnya Didatangi Polisi

9 Februari 2024 13:38 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto saat dijumpai di Mapolda Metro Jaya, Jumat (9/2/2024). Foto: Thomas Bosco/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto saat dijumpai di Mapolda Metro Jaya, Jumat (9/2/2024). Foto: Thomas Bosco/kumparan
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya menanggapi pernyataan Habib Rizieq yang mengatakan 4 anggota kepolisian dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya mendatangi rumahnya. Mereka datang untuk mengajak dirinya ikut dalam program cooling system pemilu 2024.
ADVERTISEMENT
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto, mengaku tidak mengetahui persis apakah ada anggotanya yang mendatangi rumah Habib Rizieq. Dia mengatakan, saat ini Polri tengah melakukan cooling system, untuk menjaga kondusifitas Pemilu 2024.
"Saya enggak tahu pasti. Tetapi kalau bicara cooling system adalah tanggung jawab semua warga masyarakat. Apalagi yang dibilang tokoh, ya. Cooling itu mendinginkan. Kita ajak Pemilu damai, Pemilu yang kondusif, karena ini kan pesta rakyat, persta demokrasi. Semua rakyat harus happy, gitu ya," terang Karyoto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (9/2).
Pengakuan Habib Rizieq
Habib Rizieq Shihab menghadiri acara Istighostah Kubro di Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (8/2) malam. Foto: Jonathan Devin/kumparan
Habib Rizieq mengaku kediamannya sempat didatangi 4 polisi yang berasal dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya. Salah satu pejabat polisi yang datang berpangkat Komisaris Besar (Kombes).
ADVERTISEMENT
"Beberapa hari yang lalu, saya didatangi oleh 4 anggota polisi. Dipimpin oleh seorang Kombes, mereka yang 2 berasal dari Mabes Polri, yang 2 lagi dari Polda Metro Jaya," kata Rizieq dalam acara Istighotsah Kubro di Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (9/2) dini hari.
Rizieq menuturkan tetap menerima polisi yang datang ke rumahnya dengan baik. Di sana, polisi itu lantas menjelaskan maksud dan tujuan kedatangannya.
"Jadi mereka sampaikan kepada saya satu, visi misi yang sangat bagus. Beliau sampaikan kami dari kepolisian punya program cooling system," cerita Rizieq.
"Saya tanya apa maksudnya, mereka katakan karena ini mau Pilpres, suasana politik luar biasa panasnya, setiap hari bisa terjadi benturan di masyarakat. Maka kami ditugaskan oleh Kapolri dan semua jajaran untuk bagaimana menciptakan cooling system, artinya umat tetap sejuk umat tetap damai," tambah dia.
ADVERTISEMENT
Rizieq pun menyambut baik program tersebut. Di sisi lain, ia juga menyampaikan pendapat pribadinya kepada para polisi itu. Ia juga menitipkan pesan ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Saya katakan kepada mereka, sampaikan saja kepada Bapak Kapolri kalau ingin Pemilu damai, maka gelar lah Pemilu yang jujur dan adil. Kalau Pemilunya jujur dan adil, niscaya akan damai. Tapi kalau kita teriak Pemilu damai tapi ente curang, yeee, kapan mau damai," papar dia.
Rizieq juga menekankan bakal membantu TNI-Polri untuk mengawal terciptanya pemilu damai. Ia siap mengerahkan massa jika ada yang hendak mengacaukan pemilu.
"Kami sampaikan saya akan ajak umat Islam seluruh Indonesia untuk mendukung TNI, Polri, di dalam menciptakan Pemilu yang jujur dan adil. Kalau ada yang coba-coba mau mengacaukan Pemilu, kami siap bantu TNI-Polri mengamankan siapapun yang ingin berbuat curang di Pemilu yang akan datang," tutur Rizieq.
ADVERTISEMENT