Kapolda Metro: Tolong Renungkan, Berapa Orang Dekat Kita Kini Tiada

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memberikan penghargaan kepada Personil dan Tenaga Kesehatan TNI/Polri yg Terlibat Penyekatan di KM 34 Tol Jkt-Cikampek. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memberikan penghargaan kepada Personil dan Tenaga Kesehatan TNI/Polri yg Terlibat Penyekatan di KM 34 Tol Jkt-Cikampek. Foto: Dok. Istimewa

Dalam pelaksanaan PPKM Darurat, Polda Metro Jaya melakukan penyekatan pada beberapa titik ruas jalan di Jakarta guna mencegah mobilitas warga yang hendak keluar dari wilayahnya.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Mohammad Fadil Imran, meminta masyarakat untuk merenungkan bagaimana kondisi orang di sekitar kita yang saat ini sudah tak berdaya di rumah sakit karena COVID-19. Bahkan, sudah meninggal karena corona, padahal beberapa waktu lalu masih berbincang dan bercanda.

“Cobalah Anda merenung sejenak, sudah berapa orang dekat kita apakah teman kerja, apakah keluarga, apakah teman bermain yang kemarin masih ada sekarang sudah tidak ada, yang kemarin masih bercanda gurau dengan kita sekarang terbaring lemas dan butuh pertolongan di rumah sakit,” ujar Fadil saat meninjau penyekatan di Jakarta Timur, Minggu (4/7).

kumparan post embed

Fadil kembali mengingatkan bahwa dahulu para pejuang kita berperang dengan penjajah dengan menggunakan bambu runcing. Sementara saat ini, masyarakat diimbau untuk bahu membahu dan saling tolong menolong dengan mengurangi mobilitas di luar rumah demi menjaga orang sekitar kita agar tidak tertular virus COVID-19.

Gubernur DKI Anies Baswedan, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji saat memantau PPKM Darurat di Pos Penyekatan Jalan Raya Bogor. Foto: Dok. Istimewa

“Hanya saya minta merenung, pikir betul sudah berapa di lingkaran dekat kita bahkan mungkin teman WhatsApp Group kita kemarin masih bercanda gurau dengan kita sekarang sudah tidak ada,” pungkasnya.

Fadil menyempatkan diri meninjau pos penyekatan bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji.