Kapolda Metro Umumkan Perang Melawan Ormas Penyebar Hate Speech: Now or Never

kumparanNEWSverified-green

comment
78
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat melaunching Tim Pemburu Covid-19 atau Covid Hunter. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat melaunching Tim Pemburu Covid-19 atau Covid Hunter. Foto: Dok. Istimewa

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil menjelaskan terkait kasus kerumunan massa Mohammad Rizieq Syihab atau Habib Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat, pada 14 November lalu.

Kasus ini memasuki babak baru setelah Rizieq bersama lima orang lain ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Metro Jaya. Fadil menegaskan kasus ini akan terus diproses hingga tuntas.

"Mengapa kita harus perang melawan kerumunan, mengapa kita harus perang melawan yang namanya pelaku-pelaku hate speech ya. Jakarta ini harus aman, Jakarta ini harus sehat, itu saya punya visi ya," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jumat (11/12).

kumparan post embed

Fadil juga memohon bantuan dari seluruh pihak agar visi membangun Jakarta yang aman dan sehat dapat terwujud. Sebab ia menilai jika Ibu Kota aman dan dan sehat, maka Indonesia akan kuat.

"Biar presiden dan pemerintah menjalankan roda pemerintahan untuk membuat kita lebih maju menjaga kita dan membawa kita keluar dari pandemi COVID-19," ucap Fadil.

Lebih lanjut, Fadil menegaskan segala perilaku yang mengganggu keamanan dan kesehatan warga Jakarta di tengah pandemi COVID-19 akan ditindak tegas. Dia mengatakan, tak ada kelompok yang ada di atas negara.

"Ini kok Kapolda kok begitu, ini is now or never. Kalau kita harus menang menghadapi yang perilaku-perilaku yang seperti ini ya, marwah negara ini harus kita jaga," ucap Fadil.

"Tidak boleh ada satu pun kelompok yang merasa dirinya di atas negara. Marwah negara ini harus kita jaga, ya polisi, TNI, kita semua yang cinta bangsa ini yang menjaganya gitu," tutup dia.